Digital Site Kami seorang Muslim dan seorang pemimpi. Kami berprinsip bahwa ketika kami melakukan hal yang TERBAIK dengan DOA, maka yang BAIK akan TERCAPAI dengan SEMPURNA. ( Fuad & Nanda )

Web Server

6 min read

apa itu web server

Pada zaman sekarang ini yang hampir semuanya serba online, masih banyak orang yang belum mengetahui tentang web server (WS).

Padahal web server ini mempunyai peranan yang sangat penting di zaman yang serba online seperti sekarang ini.

Untuk mengetahui lebih banyak tentang web server, Yuk simak pembahasan nya dalam artikel ini!!

Apa Itu Web Server?

Secara umum web server adalah suatu perangkat lunak yang mempunyai fungsi sebagai penerima permintaan yang dikirimkan dengan melalui browser yang selanjutnya akan memberikan tanggapan permintaan dalam bentuk halaman website atau dalam dokumen HTML atau PHP.

Dengan demikian, seluruh yang berhubungan dengan website biasanya berkaitan dengan web server, karena tugasnya adalah mengatur seluruh komunikasi yang terjadi antara browser dengan server untuk dapat memproses sebuah website.

Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa web server adalah perangkat lunak yang mempunyai fungsi sebagai pemberi layanan kepada browser (web client) seperti Chrome, Mozilla, dan lain sebagainya, supaya web client bisa menampilkan halaman website yang diminta.

Dalam hal ini pemakai internet yang menggunakan browser adalah berperan sebagai web client yang mengirim permintaan kepada web server.

 

Pengertian Web Server Menurut Para Ahli

Supaya kamu lebih memahami pengertian web server, berikut ini merupakan beberapa pendapat yang disampaikan oleh para ahli.

1. Solochin

“Web server adalah sebuah perangkat lunak yang terinstall di dalam komputer server, yang mempunyai fungsi untuk menerima permintaan dan juga request berupa halaman website melalui HTTP atau HTTPS dari user atau client, dan selanjutnya mengirimkannya kembali dalam bentuk halaman web berbentuk dokumen HTML.”

2. Khairil

“Web server adalah suatu perangkat lunak (software) yang menjadi tulang belakang atau tulang punggung dari sebuah World Wide Web (WWW).

Lebih lanjut dijelaskan juga bahwa web server akan menunggu permintaan dari client yang memakai browser, selanjutnya melakukan pemrosesan terhadap request tersebut, dan kemudian akan menampilkan kembali dalam sebuah browser, sebagai hasil dari pemrosesan data yang sudah dilakukan.”

3. Nugroho

“Web server adalah sebuah bentuk dari server yang khusus dipakai untuk menyimpan halaman website atau home page.

Sebuah komputer dapat dikatakan sebagai web server jika komputer tersebut mempunyai suatu program server yang disebut dengan Personal Web Service (PWS).

PWS tersebut selanjutnya akan difungsikan supaya halaman web yang ada di halaman sebuah komputer server bisa dipanggil oleh komputer client.”

 

Fungsi Web Server

Selain mempunyai fungsi sebagai komunikasi penghubung dengan website dan memproses HTTP / HTTPS request yang dikirimkan oleh browser seperti yang sudah dijelaskan dalam pengertian sebelumnya, ada juga beberapa fungsi lainnya, yaitu.

  • Memastikan seluruh modul yang diperlukan sudah tersedia dan siap untuk dipakai.
  • Membersihkan seluruh cache, penyimpanan, dan juga modul yang sudah tidak digunakan.
  • Melakukan tindakan pemeriksaan keamanan pada HTTP / HTTPS request yang dikirimkan oleh browser.
  • Menyediakan berbagai data sesuai dengan permintaan yang masuk.

Jika dilihat sebagai bagian dari perangkat keras (hardware), maka fungsinya sebagai tempat untuk menyimpan seluruh data seperti HTML dokumen, gambar, file CSS stylesheets, dan file JavaScript.

Sedangkan apabila dilihat dari sisi software, fungsinya adalah sebagai pusat kontrol untuk memproses permintaan yang diterima dari browser.

 

Cara Kerja Web Server

cara kerja web server

Supaya kamu lebih memahami tentang web server, berikut ini merupakan cara kerjanya.

  • Web client / user / pengguna internet melakukan koneksi terhadap internet.
  • Setelah komputer user sudah terhubung dengan jaringan internet, maka user akan melakukan request / permintaan dengan memasukkan alamat URL di dalam browser nya.
  • Pada saat user menekan enter, maka secara otomatis user sudah melakukan request dari website tertentu yang akan diakses.
  • Selanjutnya setelah user melakukan request, maka web server akan mengolah permintaan tersebut, dan mencari semua data yang dibutuhkan oleh user ketika proses request berlangsung.
  • Setelah seluruh proses pengolahan tersebut selesai, kemudian web server akan mengirimkan hasil dari pemrosesan data yang sudah dilakukan.
  • Hasil dari pemrosesan tersebut selanjutnya akan muncul pada browser yang ada di layar komputer user dalam bentuk dokumen HTML (teks, gambar, video, audio, dan lain sebagainya).
Baca Juga: Hosting

 

Contoh / Macam – Macam Web Server

Berikut ini merupakan beberapa contoh jenis web server yang paling banyak digunakan.

1. Web Server Apache

Apache adalah web server yang paling banyak dipakai di internet. Apache ini pertama kali didesain untuk operating system (OS) atau sistem operasi UNIX.

Tetapi, pada beberapa versi berikutnya Apache mengeluarkan programnya yang bisa dijalankan pada Windows NT.

Apache ini memiliki program pendukung yang bisa dibilang cukup banyak. Tentu saja hal tersebut memberikan pelayanan yang lengkap bagi penggunanya.

Apache dikembangkan oleh komunitas Apache Software Foundation. Apache ini didukung oleh beberapa bahasa pemprograman seperti Perl, Python, dan PHP.

Kelebihan Apache

Berikut ini merupakan beberapa kelebihan yang dimiliki oleh Apache.

  1. Termasuk ke dalam kategori freeware.
  2. Mudah dalam proses instalasi-nya.
  3. Bisa digunakan pada berbagai platform sistem operasi.
  4. Dalam melakukan pengaturan konfigurasinya mudah, karena Apache ini hanya mempunyai 4 file konfigurasi.
  5. Mudah dalam menambahkan peripheral lainnya.
  6. Mempunyai komunitas yang besar, karena penggunanya banyak.
  7. Bersifat open source.
  8. Dapat dikompilasi sesuai dengan spesifikasi HTTP yang sekarang.
  9. Memiliki level -level pengamanan.
  10. Mendukung transaksi dengan aman dengan menggunakan SSL (secure socket layer).
  11. Memiliki dukungan teknis melalui web.
  12. Memiliki kompatibilitas platform yang tinggi.
  13. Sudah mendukung third party berupa beberapa modul tambahan.

2. IIS / Internet Information Service

IIS ini adalah web server yang dibuat oleh Microsoft yang terintegrasi dalam sistem operasi Windows.

IIS ini didukung oleh beberapa komponen seperti protokol jaringan TCIP/IP, DNS, dan software yang dipakai untuk membuat situs web.

Selain itu, IIS juga kompatibel dengan beberapa protokol seperti HTTP, NNTP, SSL, SMTP, dan FTP.

Kelebihan internet information service (IIS)

Berikut ini merupakan beberapa kelebihan dari IIS.

  • IIS mendukung penuh pada sistem operasi Windows.
  • Mempunyai kemampuan dalam pengecekan kesalahan.
  • Mempunyai kinerja PHP yang stabil.

3. Nginx

Nginx atau biasa disebut dengan engine X ini adalah web server yang open source dan dapat dipakai oleh siapapun secara gratis selain Apache.

Nginx ini dikenal mampu melayani segala macam permintaan sampai dengan data tinggi dengan kepadatan lalu lintas yang sangat sibuk.

Selain itu Nginx ini dapat dibilang sebagai layanan server yang cukup stabil dan hemat resource.

Hal tersebutlah yang menjadi salah satu alasan mengapa Nginx banyak digunakan oleh orang selain Apache.

Kelebihan Nginx

Berikut ini merupakan beberapa kelebihan yang dimiliki oleh Nginx.

  • Lebih ringan.
  • Lebih stabil dan hemat resource.
  • Mempunyai performa yang lebih baik dalam menangani website yang mempunyai traffic tinggi.

4. Litespeed

Litespeed ini adalah salah satu web server yang dapat dikatakan sebagai pusat kontrol suatu situs web yang mempunyai performa baik.

Hal tersebut sudah terbukti dengan banyaknya penyedia layanan web hosting yang memakai Litespeed sebagai apps web server mereka.

Kelebihan Litespeed

Berikut ini merupakan beberapa kelebihan yang dimiliki oleh Litespeed.

  • Mempunyai fitur anti DdoS
  • Mempunyai fitur recover secara langsung.
  • Mempunyai performa yang baik.
  • Kompatibel dengan .htaccess.

Itulah merupakan beberapa contoh web server yang sedang naik daun saat ini. Contoh lainnya seperti.

  • Apache Tomcat.
  • Lighttpd
  • Sun Java System
  • Xitami
  • Zeus
Baca Juga: Website

 

Tahap Pengelolaan Keamanan Web Server Organisasi

Web server bagi suatu organisasi sangatlah penting. Oleh karena itu, untuk memastikan keamanannya dan juga infrastruktur jaringan pendukung, terdapat beberapa hal yang harus diimplementasikan, yaitu sebagai berikut.

1. Kebijakan Keamanan Sistem Organisasi

Suatu kebijakan keamanan yang dibuat harus bisa menspesifikkan berbagai prinsip dan aturan dasar keamanan sistem informasi dan tujuan internal yang diharapkan.

Kebijakan dan aturan yang dibuat juga harus bisa menegaskan siapa dalam organisasi yang mempunyai tanggung jawab untuk setiap tahap keamanan informasi (misalnya implementasi, pemberlakuan, audit, dan review).

Agar efektif, suatu kebijakan atau aturan harus diberlakukan secara konsisten di seluruh organisasi.

Pada umumnya, CIO (Chief Information Officer) dan manajemen senior mempunyai tanggung jawab dalam membuat konsep kebijakan keamanan organisasi.

2. Konfigurasi / Kontrol Perubahan dan Manajemen

Suatu proses pengendalian modifikasi terhadap suatu sistem desain, hardware, firmware, dan software menyediakan jaminan yang cukup bahwa sistem dilindungi terhadap kemungkinan modifikasi yang tidak sesuai sebelum, selama, dan sesudah implementasi sistem.

Kontrol konfigurasi ini mengarah pada konsistensi terhadap kebijakan keamanan suatu sistem informasi.

Pada umumnya sistem konfigurasi ini diawasi oleh suatu dewan kendali konfigurasi.

Dewan tersebut merupakan suatu otoritas yang menentukan seluruh perubahan yang diusulkan terhadap suatu sistem informasi.

3. Pengkajian dan Manajemen Resiko

Pengkajian terhadap suatu resiko adalah suatu proses analisa dan interpretasi risiko yang berhubungan dengan penentuan jangkauan proses dan metodologi, pengumpulan dan analisis data terkait risiko, dan merepresentasikan hasil analisis risiko.

Pengumpulan dan juga analisis data risiko memerlukan identifikasi aset, ancaman, penjagaan, kerawanan, konsekuensi, dan juga peluang suatu serangan bisa berhasil.

Manajemen risiko adalah suatu proses dalam pemilihan dan kontrol implementasi dengan tujuan untuk mengurangi resiko sampai dengan level yang bisa diterima organisasi.

4. Konfigurasi yang Distandarkan

Untuk penggunaan sistem operasi (OS) dan aplikasi secara luas, sebuah organisasi harus dapat mengembangkan konfigurasi pengamanan yang distandarkan.

Hal tersebut tentunya akan memberikan rekomendasi untuk para administrator web server dan jaringan dalam hal bagaimana mengkonfigurasi sistem secara aman dan memastikan konsistensi serta kepatuhan pada kebijakan keamanan organisasi.

Khusus bagi organisasi yang mempunyai host dengan jumlah banyak dianjurkan untuk mengaplikasikan rekomendasi ini.

Karena perlu diketahui untuk dapat membobol suatu jaringan cukup hanya dibutuhkan satu host yang dikonfigurasikan secara tidak aman.

5. Berbagai Praktek Pemrograman yang Aman

Sebuah organisasi harus dapat mengadopsi pedoman pengembangan aplikasi terbaik, terutama dari segi keamanan untuk memastikan bahwa pengembangan aplikasi web dilakukan dengan cara yang aman.

6. Kesadaran dan Pelatihan Keamanan

Suatu program pelatihan keamanan adalah suatu hal yang sangat penting untuk keseluruhan personil keamanan informasi di suatu organisasi.

Membuat para pemakai dan administrator sadar akan tanggung jawab keamanan mereka dan mengerjakan praktek yang tepat tentunya akan membantu mereka merubah tingkah laku mereka untuk menyesuaikan diri dengan praktek terbaik.

Selain itu pelatihan juga akan mendukung akuntabilitas setiap individu, yang merupakan suatu metode yang penting untuk dapat meningkatkan keamanan sistem informasi.

7. Contingency, Kontinuitas Operasi, dan Perencanaan Pemulihan dari Bencana

Rencana contingency, kontinuitas rencana operasi, dan juga rencana pemulihan dari bencana dibuat terlebih dahulu.

Hal tersebut agar apabila terjadi suatu gangguan, organisasi bisa mengatasinya dengan minimum down time dan cepat kembali beroperasi secara normal.

8. Sertifikasi dan Akreditasi

Sertifikasi dalam konteks keamanan sistem informasi ini berarti bahwa suatu sistem sudah dianalisis untuk menentukan seberapa baik sistem tersebut dalam memenuhi seluruh persyaratan keamanan organisasi.

Akreditasi akan muncul pada saat manajemen organisasi menyatakan bahwa sistem tersebut sudah sesuai dengan persyaratan keamanan organisasi.

Akhir Kata

Demikianlah sedikit pembahasan tentang web server. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan bisa menambah wawasan kamu.

Jika ada kritik, saran, atau pertanyaan silahkan sampaikan saja di kolom komentar. Terimakasih.

Avatar for Digital Site
Digital Site Kami seorang Muslim dan seorang pemimpi. Kami berprinsip bahwa ketika kami melakukan hal yang TERBAIK dengan DOA, maka yang BAIK akan TERCAPAI dengan SEMPURNA. ( Fuad & Nanda )

Fiber Optik

Avatar for Digital Site Digital Site
6 min read

Hosting

Avatar for Digital Site Digital Site
4 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *