Digital Site Kami seorang Muslim dan seorang Pemimpi. Ada banyak sekali mimpi yang ingin kami wujudkan. Salah satunya adalah membuat Blog yang bisa menjadi amal Jariah kami dan bermanfaat bagi orang banyak. Kami percaya ketika kami melakukan hal yang TERBAIK dengan DOA, maka yang BAIK akan TERCAPAI dengan SEMPURNA. ( Fuad & Nanda )

Sistem Informasi Adalah: Pengertian, Jenis, Tujuan, Manfaat, Unsur

5 min read

pengertian Sistem informasi

Sistem informasi atau information system berkembang karena kemampuannya dalam membantu kondisi bisnis dan organisasi, seperti:

  1. Luwes dalam menangani bermacam operasi dan mengolah sejumlah data yang besar.
  2. Menyediakan kecepatan, komunikasi akurat dan kolaborasi dengan dan di antara oraganisasi.
  3. Fasilitas untuk menginterpretasi, menyimpan dan mengakses hardware dan software yang sesuai serta manajemen informasi.
  4. Efektif dan efisien terkait pengujian data input.
  5. Mengotomatisasi proses bisnis dan pekerjaan manual.
  6. Memberi kepuasan kepada pemakai, karena mendapatkan manfaat.

Karena beberapa hal tersebutlah sistem informasi sangat penting bagi sebuah organisasi atau bisnis. Nah, dalam artikel kali ini akan dibahas secara lengkap tentang sistem informasi. Berikut merupakan penjelasan lengkapnya.

PENGERTIAN SISTEM INFORMASI

Berikut merupakan beberapa pengertian tentang information system menurut para ahli:

  1. O’Brien

Sistem informasi adalah suatu sistem terpadu yang menyediakan informasi atau data untuk mendukung berbagai kegiatan operasional, manajemen, dan fungsi pengambilan keputusan dari suatu organisasi/perusahaan.

  1. Barry E.Cushing

Sistem informasi adalah sebagian kumpulan dari manusia dan sumber daya modal yang ada di dalam suatu organisasi/perusahaan yang bertanggung jawab mengumpulkan dan mengolah data dengan tujuan untuk menghasilkan informasi yang berguna untuk semua tingkat manajemen di dalam kegiatan perencanaan dan pengendalian.

  1. Frederick H.Wu

Sistem informasi adalah berbagai macam kumpulan dari sistem yang menyediakan informasi untuk mendukung manajemen.

  1. George M.Scott

Sistem informasi adalah sistem yang diciptakan oleh para analisis dan manajer guna melaksanakan tugas khusus tertentu yang sangat esensial bagi berfungsinya organisasi.

  1. Henry Lucas

Sistem informasi adalah suatu kegiatan yang berasal dari prosedur-prosedur yang diorganisasikan, jika dilaksanakan akan menyediakan atau memberikan informasi untuk mendukung dalam pengambilan keputusan dan pengendalian di dalam organisasi.

Dari beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan. Sistem informasi adalah suatu sistem yang menyediakan informasi dan mendukung operasi untuk organisasi atau manajemen dalam mengambil keputusan. Dimana sistem tersebut merupakan kombinasi dari orang-orang, teknologi informasi, dan prosedur-prosedur yang terorganisir.

Baca Juga: SOP Adalah: Pengertian, Jenis, Fungsi, Tujuan, Simbol, Prinsip, Menyusun

 

JENIS-JENIS SISTEM INFORMASI

Setiap organisasi perusahaan mempunyai sejumlah information system yang berbeda satu sama lain di mana sistem tersebut memberikan informasi secara terus menerus kepada pemakai pada semua tingkatan. Selain itu, information system yang dikembangkan pun tujuannya berbeda, tergantung pada kebutuhan. Berikut merupakan contohnya:

  1. Accounting information system. Menyediakan informasi dan transaksi keuangan.
  2. Marketing information system. Menyediakan informasi untuk penjualan, promosi penjualan, kegiatan pemasaran, riset pemasaran.
  3. Inventory management information system, menyediakan informasi persediaan bahan pokok, barang setengah jadi, dan barang jadi.
  4. Personal information system. Menyediakan informasi kepegawaian.
  5. Distribution information system. Menyediakan informasi pengiriman produk.
  6. Purchasing information system. Menyediakan informasi kebutuhan barang dan bahan yang harus dibeli.
  7. Sistem informasi kekayaan (treasury information system)
  8. Credit analysis information system, menyediakan informasi tentang calon nasabah dan nasabah.
  9. Sistem informasi penelitian dan pengembangan (research and development information system). Menyediakan informasi kebutuhan penelitian dan promosi karyawan.
  10. Engineering information system. Menyediakan informasi memenuhi kebutuhan pemeliharaan mesin dan instalasi listrik.
  11. Hospital information system. Menyediakan informasi untuk meningkatkan pelayanan rumah sakit.
  12. Sistem informasi analisis software, menyediakan informasi perangkat lunak penunjang organisasi.

Berikut merupakan beberapa jenis sistem informasi yang biasa dipakai oleh sebuah perusahaan:

Transaction Processing System (TPS)

TPS adalah aplikasi sistem informasi yang mengambil atau mengumpulkan dan mengolah data transaksi suatu proses bisnis. Salah satu dimensi TPS adalah data maintenance yang dapat terus berkembang, karena perkembangan dunia bisnis yang terus mengalami perkembangan. Contoh dari TPS ini seperti, Airline Reservation, Bank Deposit, Customer Returns, Inventory Procurement, Order Processing dan Payroll.

Management Information System (MIS)

MIS adalah suatu aplikasi sistem informasi yang menyediakan laporan infomasi terpadu bagi pihak manajemen. MIS dihasilkan dari beberapa database yang menyimpan data dari banyak sumber, termasuk di dalamnya transaction processing system. Contoh dari MIS ini seperti, management reporting, material requirement planning dan salary analysis.

Decision Support System (DSS)

DSS adalah salah satu aplikasi sistem informasi yang menyediakan informasi-informasi pendukung pengambilan keputusan bagi penggunanya. DSS focus pada penyediaan informasi atau data yang bermanfaat untuk mendukung suatu pengambilan keputusan. Beberapa pertimbangan yang diberikan oleh DSS yaitu:

  1. Identifikasi masalah
  2. Identifikasi beberapa alternative solusi
  3. Akses informasi yang dibutuhkan untuk memecahkan masalah atau pengambilan keputusan
  4. Analisis beberapa keputusan atau variable akan memperngaruhi keputusan
  5. Simulasi dari keputusan dan hasil yang akan diberikan

Expert System

Expert system adalah perluasan dari decision support system. Yaitu suatu information system pengambilan keputusan yang bertujuan untuk menduplikasi atau meniru logika seorang problem solver, manajer, professional, dan para teknisi yang menguasai pengetahuan dan keahlian di bidangnya. Contohnya seperti, industry makanan menggunakan expert system untuk menyimpan keahlian dari seorang ahli yang sudah mendekati masa pensiun.

Office Automation and Work Group System

Office automation (OA) system mendukung semua pekerjaan yang ada pada suatu perusahaan secara luas. Biasanya digunakan untuk meningkatkan aliran pekerjaan dan komunikasi antar sesama pekerja. OA system disebut juga dengan enterprise collaboration system. OA system ini digunakan untuk mendapatkan semua informasi bagi yang membutuhkannya.

OA system berfungsi dalam word processing, electronic message, work group computing, work group scheduling, facsimile processing, imagind and electronic documents, dan work flow management. Sistem ini dirancang baik untuk individu atau kelompok.

Personal information system ini dirancang untuk kebutuhan dan meningkatkan produktivitas individu, contohnya Microsoft’s Office.

Work group information system dirancang untuk memenuhi kebutuhan dan meningkatkan produktivitas dari sebuah kelompok kerja. Contohnya Microsoft’s Exchange and Outlook.

Executive Information System (EIS)

EIS adalah tipe information system yang sesuai untuk kebutuhan informasi strategis bagi manajemen tingkat atas. Tujuan EIS berbasis computer adalah menyediakan akses mudah dan cepat untuk informasi selektif tentang faktor-faktor kunci dalam menjalankan strategi perusahaan bagi manajemen atas.

Baca Juga: Pengertian Bisnis Adalah: Jenis, Fungsi, Tujuan, Resiko Bisnis

 

TUJUAN SISTEM INFORMASI

Menurut O’Brien dan Marakas, tujuan dari information system ini adalah:

  1. Menyediakan informasi atau data yang dipergunakan di dalam perhitungan harga pokok jasa, produk, dan tujuan lain yang diinginkan manajemen.
  2. Menyediakan informasi yang dipergunakan dalam perencanaan, pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan.
  3. Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan.

Nah ke-3 tujuan tersebut dapat menunjukan bahwa manajer dan pengguna lainnya perlu mempunyai akses ke informasi yang ada dan mengetahui cara menggunakannya.

 

MANFAAT SISTEM INFORMASI

  1. Meningkatkan Efisiensi Operasional

Information system memproses data, memproses transaksi bisnis, mengontrol proses industrial, dan mendukung komunikasi serta produktivitas kantor secara efisien.

  1. Memperkenalkan Inovasi dalam Bisnis

Penggunaan ATM (Automated Teller Machine) dalam dunia perbankan adalah contoh baik dari inovasi teknologi information system. Penekanan utama dalam information system strategis adalah membangun biaya pertukaran (switching costs) ke dalam hubungan antara perusahaan dengan konsumen atau pemasoknya.

  1. Membangun Sumber-Sumber Informasi Strategis

Banyak kegiatan usaha yang sudah menggunakan informasi berbasis komputer terhadap para konsumennya. Dengan membuat sebuat situs web (website) dan mendaftarkan ke jaringan internet, sebuah perusahaan dapat mempromosikan usahanya, memberi informasi, dan sarana komunikasi. Sehingga dapat berinteraksi dengan konsumen tanpa harus bertatap muka.

  1. Mendukung Pengambilan Keputusan Manajerial

Information system mempermudah manajemen dan menunjang proses pengambilan keputusan. Karena sistem informasi manajemen menyediakan berbagai macam informasi untuk manajemen perusahaan dimana information system tersebut dilakukan.

Baca Juga: Manajemen Adalah: Definisi, Unsur, Prinsip, Jenis, Fungsi

 

UNSUR SISTEM INFORMASI

sistem informasi adalah

Information system memiliki 3 unsur atau kegiatan utama, yaitu:

  1. Menerima data sebagai masukan (input)
  2. Memproses data atau informasi dengan melakukan suatu perhitungan, penggabungan unsur data, dan juga pemutakhiran perkiraan
  3. Memproleh informasi sebagai keluaran (output)

Jika dirinci, sistem informasi adalah gabungan dari komponen-komponen berikut:

  1. Blok masukan (input). Blok tersebut mewakili data atau informasi yang masuk ke dalam information system. Input adalah metode-metode dan media untuk menangkap data yang akan dimasukan, dapat berupa dokumen-dokumen dasar.
  2. Blok model. Terdiri dari kombinasi prosedur, logika dan juga model matematika yang akan memanipulasi data input dan juga data yang tersimpan di dalam basis data dengan cara tertentu untuk dapat menghasilkan keluaran yang diinginkan.
  3. Blok keluaran (output). Adalah informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkat manajemen serta semua pemakai sistem.
  4. Blok teknologi. Adalah alat yang digunakan untuk menerima masukan, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan. Teknologi terdiri dari 3 bagian utama, yaitu teknisi, perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware).
  5. Blok basis data. Adalah kumpulan data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan diperangkat keras computer, basis data diakses atau dimanipulasi dengan menggunakan paket perangkat lunak yang disebut database management system (DBMS).
  6. Blok kendali. Beberapa pengendalian perlu dirancang dan juga diterapkan untuk dapat meyakinkan bahwa beberapa hal yang dapat merusak sistem bisa dicegah. Atau apabila terlanjur terjadi kesalahan-kesalahan dapat langsung cepat diatasi.

 

KOMPONEN PEMBENTUK SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

Komponen-komponen pembentuk sistem informasi manajemen dapat dikelompokan berdasarkan fungsi dan fisiknya.

Secara fungsional

Adalah komponen yang berkaitan dengan teknik pengolahan, pengiriman, penyimpanan, pengumpulan data, dan juga penyajian informasi yang dibutuhkan oleh manajemen, yang meliputi:

  1. Sistem administrasi dan operasional
  2. Sistem pelaporan manajemen
  3. Sistem database
  4. Sistem pencarian
  5. Manajemen data

Secara fisik

Adalah keseluruhan perangkat dan juga peralatan fisik yang dapat digunakan untuk menjalankan suatu sistem informasi manajemen, yang meliputi:

  1. Perangkat keras
  2. Perangkat lunak
  3. Database
  4. Prosedur pengoperasian
  5. Personalia

 

PENGENDALIAN INFORMASI

Tindakan pengendalian pada dasarnya merupakan sekumpulan peraturan dan kebijakan yang sudah ditetapkan untuk keberhasilan pengendalain information system. Pendekatan yang digunakan berupa:

  1. Pengendalian teknologi informasi. Berkaitan dengan linkungan teknologi dari pengendalian umum (seperti audit teknologi informasi) dan aplikasi seperti: mencegah, mendeteksi, dan memperbaiki kesalahan pengolahan data pada sistem computer.
  2. Pengendalian fisik. Berkaitan dengan cara-cara konvensional atau melakukan aplikasi prosedur manual, namun tetap memperhatikan unsur-unsur kewenangan penanganan transaksi, spesialisasi tanggung jawab, format dan penggunaan dokumen kerja, pengamanan harta kekayaan perusahaan serta independensi pemeriksaan.

Tujuan Pengendalian Informasi

  1. Supaya proses pelaksanaan sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang direncanakan.
  2. Melakukan tindakan perbaikan, jika terdapat penyimpangan-penyimpangan
  3. Supaya mencapai sasaran dan tujuan sesuai dengan rencana
  4. Menjaga asset perusahaan

Tindakan Pengendalian Informasi

Secara umum, pengendalian sistem informasi dapat dilakukan dengan 3 tahap, yaitu:

  1. Pengendalian preventif. Didesain pada awal kegiatan organisasi baik pada sub-sub sistem atau keseluruhan sistem. Pengendalian preventif harus mampu menjaga kerahasiaan dokumen sumber beserta format-formatnya.
  2. Pengendalain deteksi. Jika kesalahan terjadi pada awal sistem, maka tidak terdeteksi akan dikendalikan pada tahapan ini. Dimana akan dilakukan identifikasi kembali teknik dan prosedur yang dilakukan.
  3. Pengendalian koreksi. Adalah proses memperbaiki kesalahan-kesalahan akibat kegagalan di awal sistem atau ketika sistem berjalan. Untuk memperbaikinya harus berhati-hati supaya sistem lain yang sedang berjalan tidak terganggu.
Digital Site Kami seorang Muslim dan seorang Pemimpi. Ada banyak sekali mimpi yang ingin kami wujudkan. Salah satunya adalah membuat Blog yang bisa menjadi amal Jariah kami dan bermanfaat bagi orang banyak. Kami percaya ketika kami melakukan hal yang TERBAIK dengan DOA, maka yang BAIK akan TERCAPAI dengan SEMPURNA. ( Fuad & Nanda )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *