Digital Site Kami seorang Muslim dan seorang Pemimpi. Ada banyak sekali mimpi yang ingin kami wujudkan. Salah satunya adalah membuat Blog yang bisa menjadi amal Jariah kami dan bermanfaat bagi orang banyak. Kami percaya ketika kami melakukan hal yang TERBAIK dengan DOA, maka yang BAIK akan TERCAPAI dengan SEMPURNA. ( Fuad & Nanda )

Perseroan Terbatas (PT): Definisi, Ciri-Ciri, Pendiriannya, Jenis PT

3 min read

Kebanyakan orang hanya mengetahui PT sebagai bentuk usaha saja atau hanya mengetahui kepanjangan dari PT saja yaitu Perseroan Terbatas, namun tidak mengetahi ciri-ciri, tujuan, jenis-jenis, pendiriannya, kelebihan dan kekurangan PT. Nah, pada artikel ini akan dibahas secara lengkap tentang Perseroan Terbatas (PT). Berikut merupakan ulasannya.

PENGERTIAN PERSEROAN TERBATAS (PT)

Sebetulnya, apa itu Perseroan Terbatas (PT) atau Naamloze Vennootschap (NV)? Pengertian Perseroan Terbatas adalah suatu badan hukum yang didirikan atas perjanjian melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham – saham. Disini para pemegang saham bertanggung jawab terbatas sebesar modal yang disetor dalam bentuk kepemilikan saham.

Saham – saham yang dijadikan sebagai modal pendirian Perseroan Terbatas ini bisa diperjual – belikan sehingga perubahan kepemilikan perusahaan bisa dilakukan tanpa harus membubarkan perusahaan.

Ketentuan – ketentuan tentang Perseroan Terbatas ini diatur dalam Undang – Undang RI Nomor 1 tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas. Menurut pasal 1 Undang – Undang RI Nomor 1 tahun 1995 menyatakan bahwa PT yang selanjutnya disebut persero adalah badan usaha yang didirikan berdasarkan perjanjian melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham, dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam undang – undang ini serta peraturan pelaksanaannya.
Baca Juga: MANAJEMEN: Definisi, Unsur, Prinsip, Jenis, Fungsi 

 

CIRI – CIRI PERSEROAN TERBATAS (PT)

Karakteristik atau ciri khas dari suatu badan usaha bisa dipakai untuk melakukan analisis apakah badan usaha tersebut termasuk PT atau bukan. Mengacu dari pengertian PT yang sudah dijelaskan sebelumnya, berikut merupakan ciri – ciri PT:

  1. Tujuan pendiriannya adalah untuk mencari keuntungan (Profit oriented)
  2. PT mempunyai fungsi komersial dan fungsi ekonomi
  3. Modal PT berasal dari dari saham – saham dan obligasi
  4. Kekuasaan tertinggi terdapat pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
  5. Pemilik saham mempunyai tanggung jawab sebesar modal yang disetorkan
  6. Keuntungan yang diperoleh pemegang saham disebut deviden (pembagian hasil)
  7. PT dipimpin oleh direksi
  8. Hubungan usaha PT diatur di dalam sebuah hukum perdata

 

JENIS – JENIS PERSEROAN TERBATAS (PT)

Pada umumnya terdapat 3 jenis Perseroan Terbatas (PT) dimana masing – masing jenis tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangan tersendiri. Berikut merupakan beberapa jenis PT:

PT Terbuka

Pengertian PT Terbuka adalah suatu Perseroan terbatas yang dimana masyarakat luas bisa ikut serta dalam menanamkan modalnya dengan cara membeli saham yang ditawarkan oleh PT Terbuka dengan melalui bursa dalam rangka menghimpun modal untuk investasi PT. PT Terbuka ini biasa disebut juga dengan PT yang go-public.

Contoh PT Terbuka antara lain sebagai berikut:

  1. PT. Gudang Garam Tbk
  2. PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk
  3. PT. Astra Agro Lestari Tbk
  4. PT. Astra International Tbk
  5. Dan lain sebagainya

PT Tertutup

Pengertian PT Tertutup adalah jenis Perseroan Terbatas yang didirikan dengan tidak memperjual belikan saham – sahamnya kepada masyarakat umum, berarti tidak semua orang dapat menanamkan modalnya. Modal yang diperoleh dari PT Tertutup ini hanya berasal dari kalangan tertentu saja.

Contoh PT Tertutup adalah sebagai berikut:

  1. PT.Tirtamas Lestari
  2. PT. Nissin Biscuit Indonesia
  3. Bakrie Group
  4. Dan lain sebagainya

PT Kosong

Pengertian PT Kosong adalah PT yang masih terdaftar sebagai badan usaha, mempunyai akta pendirian dan izin usaha, namun kegiatan usahanya sudah tidak berangsung. PT Kosong ini sudah tidak mempunyai aktifitas lagi, hanya tinggal nama yang masih terdaftar.

Contoh PT Kosong adalah sebagai berikut:

  1. PT. Adam Air
  2. PT. Asian Biscuit
  3. PT. Sarana Rekatama Dinamika
  4. PT. Semen Kupang
  5. Dan lain sebagainya

 

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN PERSEROAN TERBATAS (PT)

Setiap jenis badan usaha tentunya mempunyai kelebihan dan juga kekurangan tersendiri. Berdasarkan pengertian dari PT yang sudah dijelaskan sebelumnya ada beberapa kelebihan dan kekurangan PT:

Kelebihan Perseroan Terbatas

  1. Tanggung jawab terbatas dari para pemegang saham terhadap uang – uang perusahaan
  2. Kelangsungan Perseroan Terbatas sebagai badan hukum lebih terjamin, sebab tidak tergantung pada pemilik. Karena pemilik dapat berganti – ganti
  3. Mudah untuk memindahkan hak kepemilikan dengan menjual saham kepada orang lain
  4. Mudah untuk mendapatkan tambahan modal untuk memperluas volume usahanya, misalnya saja dengan mengeluarkan saham baru
  5. Manajemen dan spesialisasinya memungkinkan pengelolaan sumber modal secara efisien dan efektif.

Kekurangan Perseroan Terbatas

  1. Merupakan subjek pajak tersendiri. Jadi, tidak hanya perusahaan saja yang kena pajak, deviden yang dibagikan kepada para pemegang saham juga dikenakan pajak.
  2. Pendirian PT jauh lebih sulit dari pendirian badan usaha lainnya. Pendirian PT memerlukan akta notaris dan juga izin khusus untuk usaha tertentu.
  3. Biaya pembentukannya relative tinggi.
  4. Bagi sebagian orang, PT dianggap kurang aman dalam hal rahasia perusahaan. Hal ini disebabkan semua aktivitas perusahaan harus dilaporkan kepada pemegang saham.

 

PENDIRIAN PERSEROAN TERBATAS

Langkah – langkah untuk mendirikan badan usaha PT terdiri dari 5 tahapan berikut ini:

  1. Pembuatan Akta

Para pihak yang ingin mendirikan Perseroan Terbatas harus menyiapkan akta yang didalamnya minimal memuat beberapa hal berikut.

  • Nama lengkap, tempat tanggal lahir, pekerjaan, tempat tinggal, dan kewarganegaraan pendiri.
  • Nama lengkap, susunan, tempat tanggal lahir, pekerjaan, tempat tinggal, dan juga kewarganegaraan anggota direksi serta komisaris yang pertama kali diangkat.
  • Rincian jumlah saham, nama pemegang saham yang sudah mengambil bagian saham, dan juga nilai yang diperjanjikan dari saham yang sudah ditempatkan serta disetor ketika pendirian.
  1. Pembuatan Anggaran Dasar

Para pihak yang ingin mendirikan Perseroan Terbatas menyiapkan anggaran dasar yang di dalamnya memuat beberapa hal berikut.

  • Nama dan tempat kedudukan perseroan
  • Maksud dan juga tujuan serta kegiatan usaha perseroan yang sesuai dengan peraturan perundang – undangan yang berlaku
  • Jangka waktu berdirinya perseroan
  • Besarnya jumlah modal dasar, modal yang ditempatkan, dan juga modal yang disetor
  • Jumlah saham, jumlah klasifikasi saham apabila ada jumlah saham untuk setiap klasifikasi, hak – hak yang melekat pada setiap saham, dan nilai nominal setiap saham
  • Susunan, jumlah, dan juga nama anggota direksi dan komisaris
  • Penetapan tempat dan tata cara penyelenggaraan RUPS
  • Tata cara pemilihan, pengangkatan, penggantian, dan juga pemberhentian anggota direksi dan komisaris
  • Tata cara penggunaan laba dan pembagian deviden
  • Ketentuan – ketentuan lainnya menurut Undang – Undang Perseroan Terbatas (UUPT)
  1. Pengesahan Menteri Kehakiman

Akta notaris yang sudah dibuat harus memperoleh pengesahan Menteri Kehakiman untuk mendapatkan status sebagai badan hukum. Dalam pasal 9 UUPT disebutkan Menteri Kehakiman akan memberikan pengesahan dalam jangka waktu paling lama 60 hari setelah diterimanya permohonan pengesahan PT, lengkap dengan lampiran – lampirannya. Jika permohonan tersebut ditolah, Menteri Kehakiman akan memberitahukan kepada pemohon secara tertulis disertai dengan alasannya dalam jangka waktu 60 hari juga.

  1. Pendaftaran

Akta pendirian ataupun anggaran dasar PT yang disertai dengan SK pengesahan dari Menteri Kehakiman selanjutnya wajib didaftarkan dalam daftar perusahaan paling lambat 30 hari setelah tanggal pengesahan Perseroan Terbatas atau tanggal diterimanya laporan.

  1. Pengumuman dan Tambahan Berita Negara (TBN)

Jika pendaftaran dalam daftar perusahaan sudah dilakukan, maka selanjutnya direksi harus mengajukan permohonan pengumuman PT di dalam TBN paling lambat 30 hari terhitung sejak pendaftaran.

Demikianlah penjelasan tentang Perseroan Terbatas atau PT. Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa menambah wawasan. Terimakasih. Salam Digital !!

Digital Site Kami seorang Muslim dan seorang Pemimpi. Ada banyak sekali mimpi yang ingin kami wujudkan. Salah satunya adalah membuat Blog yang bisa menjadi amal Jariah kami dan bermanfaat bagi orang banyak. Kami percaya ketika kami melakukan hal yang TERBAIK dengan DOA, maka yang BAIK akan TERCAPAI dengan SEMPURNA. ( Fuad & Nanda )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *