Digital Site Kami seorang Muslim dan seorang pemimpi. Kami berprinsip bahwa ketika kami melakukan hal yang TERBAIK dengan DOA, maka yang BAIK akan TERCAPAI dengan SEMPURNA. ( Fuad & Nanda )

DBMS (Database Management System)

9 min read

DBMS / Database Management System adalah

Apa itu DBMS (Database Management System)? Pada zaman yang modern seperti sekarang ini keberadaan dari database tidak hanya dijumpai dalam lingkup IT saja, namun hampir semua bidang di masyarakat.

Karena peran dari database ini sangat vital, maka dibutuhkan suatu sistem atau metode khusus dalam pembuatan serta pengelolaan database secara terstruktur. Sistem yang dimaksud tersebut adalah DBMS.

Dalam artikel ini akan dibahas secara lengkap, yuk simak pembahasan-nya dengan seksama!!

Pengertian DBMS

DBMS (Database Management System) adalah suatu sistem atau software atau perangkat lunak yang dirancang secara khusus untuk mengelola database atau basis data dan menjelaskan operasi terhadap data yang diminta oleh banyak pemakai.

Tujuan utama dari pemakaian Database Management System (DBMS) dalam jaringan komputer adalah untuk menghindari ketidak teraturan dalam pengelolaan data dalam jumlah besar.

DBMS ini adalah perantara antara pengguna dengan database. Supaya bisa berinteraksi dengan menggunakan DBMS, maka pengguna harus menggunakan bahasa database yang sudah ditentukan.

Terdapat 2 jenis bahasa komputer yang bisa dipakai dalam melakukan interaksi dengan Database Management System, yaitu sebagai berikut.

  • DDL (Data Definition Language)

Bahasa ini digunakan untuk mencerminkan desain dari basis data atau database secara keseluruhan, mulai dari membuat tabel baru, membuat indeks, ataupun mengubah tabel.

  • DML (Data Manipulation Language)

Bahasa ini digunakan untuk memanipulasi dan juga mengambil data dari basis data, menghapus data dari basis data, dan juga mengubah data pada suatu basis data.

 

Pengertian DBMS Menurut Para Ahli

Supaya kami lebih memahami pengertian DBMS (Database Management System), berikut ini merupakan beberapa pendapat yang disampaikan oleh para ahli.

1. Rogyah

“DBMS (Database Management System) adalah suatu sistem yang bisa menyusun dan juga mengelola berbagai record dengan memakai komputer untuk menyimpan atau merekam serta memelihara data operasional lengkap sebuah organisasi atau perusahaan sehingga mampu menyediakan informasi yang maksimal yang diperlukan dalam proses pengambilan keputusan.”

2. C.J.Date

“DBMS (Database Management System) adalah suatu tempat untuk sekumpulan berkas data yang sudah terkomputerisasi dengan tujuan untuk memelihara informasi, dan juga membuat informasi tersebut, terutama jika informasi tersebut sedang diperlukan.”

3. S.Attre

“DBMS (Database Management System) adalah seluruh yang berhubungan dengan software, hardware, firmware dan juga berbagai macam prosedur yang mengelola basis data.

Firmware adalah perangkat lunak yang sudah menjadi modul dan tertanam pada hardware (ROM).”

4. Gordon C Everest

“DBMS (Database Management System) adalah suatu manajemen yang efektif dan efisien untuk mengorganisasi sumber daya data. Artinya DBMS ini merupakan suatu sistem pengorganisasian dan sistem pengolahan basis data pada komputer.”

 

Sejarah DBMS

Sejak awal pemakaian komputer, kegiatan simpan dan manipulasi data adalah fokus utama dari sebuah aplikasi.

Pada awal tahun 1960, seorang bernama Charles Bachman yang berasal dari perusahaan General Electric mendesain Database Management System generasi pertama yang dikenal dengan penyimpanan data terintegrasi (Integration Data Store).

Hal dasar pada model data jaringan dibentuk, kemudian distandarisasi oleh Conference on Data System Language (CODASYL) / konferensi atau Komite Bahasa Sistem Data.

Selanjutnya pada tahun 1973 Bachman menerima ACM Turing Award atau penghargaan semacam nobel pada ilmu komputer.

Pada akhir tahun 1960 an, IBM (International Business Machines) kemudian mengembangkan information management system (IMS) DBMS.

IMS ini didirikan dari representasi data pada kerangka kerja yang bisa disebut dengan data hirarki.

Pada waktu yang sama hasil kerjasama antara IBM dengan perusahaan penerbangan Amerika mulai mengembangkan system SABRE.

Sistem tersebut dapat memungkinkan user untuk mengakses data yang sama melalui sebuah jaringan komputer.

Tahun 1970

Selanjutnya pada masa Edgar Codd di labnya yang terletak di San Jose mengusulkan suatu representasi data baru yang disebut dengan model data relational.

Pada tahun 1980, model relasional menjadi suatu paradigma Database Management System yang paling dominan.

Bahasa yang dikembangkan pada saat itu adalah SQL yang dikembangkan untuk basis data relational sebagai bagian proyek R dari IBM.

Perkembangan komputer yang semakin maju yang diikuti dengan perkembangan software untuk aplikasi bisnis.

Sejak tahun 1970 tahun sampai dengan awal tahun 1980 manajemen berbasis file tradisional berkembang menjadi manajemen basis data.

Tahun 1980 (Akhir Tahun)

Pada awal tahun 1990, banyak sistem basis data yang dikembangkan. Penelitian yang dikembangkan dalam bidang basis data meliputi bahasa query yang powerful, model data yang lengkap, dan penekanan pada dukungan analisis data yang kompleks semua bagian organisasi.

Sistem khusus yang mulai dikembangkan oleh banyak vendor untuk membuat data warehouse dan mengonsolidasi data beberapa basis data.

Suatu fenomena yang menarik adalah dengan munculnya ERP (Enterprise Resource Planning) dan MRP (Management Resource Planning), yang menambah lapisan substansial dari fitur berorientasi aplikasi pada Database Management System utama.

Lebih jauh lagi, DBMS mulai memasuki dunia internet. Pada saat generasi pertama, website menyimpan datanya secara eksklusif dalam file sistem operasi.

Pada saat ini, Database Management System bisa dipakai untuk menyimpan data yang bisa diakses melalui web browser.

Query bisa dibuat dengan melalui form web dan format jawabannya dengan memakai markup language seperti HTML untuk dapat mempermudah tampilan pada browser.

Baca Juga: Web Server

 

Fungsi DBMS

Terdapat beberapa fungsi dari DBMS (Database Management System), yaitu sebagai berikut.

1. Menjaga Integritas Suatu Data

DBMS ini mempunyai fungsi untuk mengurangi dan juga menghilangkan redudansi data serta memaksimalkan konsistensi data supaya setiap kali menampilkan data sesuai dengan data aslinya atau data awalnya.

2. Penyimpanan Data

DBMS ini mempunyai fungsi sebagai tempat untuk menyimpan data. Kecanggihan dari Database Management System pada saat ini mempu digunakan untuk menyimpan data dalam berbagai jenis seperti gambar dan juga video.

Pengguna tidak perlu untuk mengetahui bagaimana data disimpan atau dimanipulasi. Database Management System sudah mempunyai prosedur dalam proses tersebut dan dapat memastikan data yang disimpan sesuai dengan data yang dimasukkan.

3. Kamus Data

Fungsi yang selanjutnya yaitu dapat melakukan manajemen terhadap elemen pada basis data dan bagaimana suatu data dihubungkan dengan data lainnya.

Pada saat sistem membutuhkan dalam dalam suatu basis data, maka Database Management System akan memberikan berbagai kemudahan dengan melalui SQL untuk mengakses dan mencari data tersebut.

Oleh karena itu, pengguna bisa dengan mudah menangani hal tersebut.

4. Transformasi dan Penyajian Data

Fungsi dari Database Management System sebagai transformasi dan penyajian data antara lain mengkonversi setiap data yang dimasukkan pada struktur dan format yang sudah ditentukan.

Sehingga Database Management System bisa membedakan format data logical dan bentuk physical nya.

5. Keamanan Data

Database Management System mempunyai fungsi penting dalam tingkat keamanan database.

Dalam hal ini Database Management System berperan bagaimana memberikan hak akses pada orang yang sesuai.

Selain itu, Database Management System juga mempunyai tugas dalam mengatur hal apa saja yang bisa dilakukan oleh user pada sebuah basis data.

6. Akses Beberapa User

Database Management System ini memungkinkan beberapa user melakukan interaksi pada sebuah basis data. Hal tersebut tentu saja akan lebih efisien dan bisa menempatkan user tertentu sesuai dengan rule dan juga fungsinya.

7. Menyediakan Prosedur Backup dan Recovery

Database Management System memungkinkan basis data yang ada untuk di-backup dan juga di-recovery sesuai dengan kebutuhan dengan memanfaatkan teknik dan wizard yang dimiliki setiap DBMS.

Hal tersebut tentu saja akan mempermudah pihak yang mempunyai kepentingan pada saat terjadi sesuatu terhadap basis datanya seperti kerusakan dan bencana alam.

8. Menyediakan Bahasa Akses dan Pemrograman

Database Management System ini menyediakan SQL untuk melakukan manipulasi dan juga membuat skema pada basis data yang dikenal dengan DML dan DDL.

Dengan menggunakan bahasa tersebut (DML dan DDL) seorang DBA (database administrator) bisa dengan mudah untuk memasukkan, mengambil, menghapus, dan juga mengubah data yang terdapat di dalam basis data dengan memanfaatkan interface yang sudah disediakan.

9. Menyediakan Interface untuk Komunikasi

DBMS mempunyai fungsi menyediakan interface untuk melakukan komunikasi antara basis data yang satu dengan basis data yang lainnya.

Selain itu, Database Management System dapat mempermudah komunikasi yang terjadi antara basis data dengan tool lainnya seperti browser.

10. Manajemen Transaksi

Database Management System ini menyediakan mekanisme dalam mengatur transaksi dan juga perintah yang disampaikan untuk memastikan konsistensi dari data.

Misalnya seperti pada saat database administrator (DBA) melakukan akses dan melakukan penghapusan data, pada saat yang bersamaan ada user yang mengakses data tersebut, maka hal tersebut akan di-pending sampai data sudah dihapus.

11. Melakukan Analisa Statistic

Database Management System juga mempunyai fungsi sebagai salah satu alat perhitungan statistic.

Database Management System mampu melakukan perhitungan berapa banyak user yang sedang mengakses file dalam basis data kamu, melihat file, atau data apa saja yang paling sering diakses.

Tentu saja hal tersebut bisa membantu kamu dalam melakukan manajemen data yang kamu miliki.

Apabila kamu mempunyai toko online, maka Database Management System bisa melakukan perhitungan, produk apa yang menjadi best seller, keuntungan yang diperoleh pada hari ini, kerugian, dan juga total pendapatan dalam satu hari.

12. Melakukan Monitoring Data

Fungsi yang terakhir adalah membantu dalam melakukan monitoring data. Semua transaksi yang dilakukan akan bisa direkam dalam DBMS.

Oleh karena itu jika terdapat transaksi atau akses yang mencurigakan, kamu akan bisa dengan segera mengetahuinya.

 

Komponen DBMS

Suatu DBMS (Database Management System) pada umumnya mempunyai beberapa komponen fungsional atau modul, yaitu sebagai berikut.

1. File Manager

Adalah komponen yang melakukan pengelolaan ruang yang ada di dalam disk dan juga struktur data yang dipakai untuk mempresentasikan informasi yang tersimpan pada disk.

2. Database Manager

Adalah komponen yang mampu menyediakan interface antar data low level yang terdapat pada database dengan program aplikasi serta query yang diberikan ke suatu sistem.

3. Query Processor

Adalah komponen yang mempunyai fungsi untuk menerjemahkan atau mengartikan perintah dalam bahasa query ke instruksi low level yang bisa dimengerti database manager.

4. DML Precompiler

Adalah komponen yang mampu mengkonversi DML (Data Manipulation Language), yang ditambahkan pada suatu program aplikasi ke pemain prosedur normal dalam bahasa induk.

5. DDL Compiler

Adalah komponen yang mampu mengkonversi perintah DDL (Data Definition Language) ke dalam kumpulan tabel yang mengandung meta data.

 

Keuntungan Menggunakan DBMS

Pemakaian DBMS untuk mengelola data tentu saja mempunyai beberapa kelebihan, yaitu sebagai berikut.

  • Mampu mengendalikan pengulangan data.
  • Dapat memberikan data yang konsisten.
  • Mempunyai kemampuan dalam memperoleh informasi yang lebih banyak dan jumlah data yang sama.
  • User bisa menggunakan data secara bersama – sama.
  • Dapat melakukan integritas data.
  • Mampu menjaga keamanan data.
  • Dapat membantu dalam penetapan standarisasi.
  • Mampu mempercepat akses dan respon data.
  • Mampu meningkatkan pemeliharaan data.
  • Mampu meningkatkan konkurensi.
  • Dapat melakukan layanan backup dan recovery data.
  • Kebebasan data dan akses yang efisien.
  • Mampu mencapai independensi data.

 

Kekurangan Menggunakan DBMS

Ada kelebihan tentu saja ada kekurangan, berikut ini merupakan beberapa kekurangan dari DBMS.

  • Pemakaiannya yang cukup kompleks sehingga membutuhkan seseorang yang benar – benar ahli (DBA / Database Administrator).
  • Terdapat biaya tambahan yaitu untuk hardware.
  • Pada umumnya performa kinerja dari DBMS ini semakin menurun seiring berjalannya waktu.
  • Penurunan performa tersebut mengakibatkan kegagalan yang lebih besar.
  • Membutuhkan biaya konversi untuk pemakaian Database Management System yang baru.

 

Program / Aplikasi / Contoh / Macam – Macam DBMS

Berikut ini merupakan macam – macam perangkat lunak / software / program / aplikasi DBMS yang sering digunakan.

1. MySQL

MySQL DBMS / Database Management System adalah

MySQL adalah salah satu perangkat lunak sistem manajemen database SQL yang pada saat ini banyak digunakan. Salah satu hal yang menjadi penyebab MySQL ini banyak digunakan adalah karena aplikasi ini gratis.

MySQL pertama kali diciptakan, didirikan, dan juga dikembangkan sekitar tahun 1979, oleh seorang programmer bernama Michael Widenius berkebangsaan Swedia.

Awalnya, MySQL ini bernama UNIREG, yang merupakan sistem pengolahan database sederhana.

Setelah memulai pengembangan, akhirnya pada tahun 1995, MySQL terbentuk dan diluncurkan secara komersial.

Pada saat peluncurannya MySQL dijual secara gratis, namun bagi kamu yang ingin mempunyai MySQL dengan fitur lebih bagus, dapat membeli versi enterprise dari MySQL.

Pemakaian MySQL ini lebih mengarah pada pemakaian umum dari sebuah sistem, yang dimana hanya memerlukan jumlah data yang sedikit.

MySQL ini banyak digunakan untuk membuat sistem dengan interface HTML yang dikoneksikan dengan jaringan lokal atau LAN.

Oleh karena itu, dapat diakses oleh pengguna yang saling terhubung di dalam jaringan. MySQL ini dapat digunakan untuk absensi dan berbagai keperluan, terutama pada instansi dengan kapasitas kecil sampai dengan menengah.

Terdapat beberapa kelebihan dari MySQL selain gratis, yaitu sebagai berikut.

  • Stabil dan juga tangguh.
  • Fleksibel dengan berbagai macam pemrograman.
  • Keamanan yang baik.
  • Didukung dengan banyak komunitas.
  • Kemudahan dalam hal manajemen database.
  • Perkembangannya yang cukup cepat.

2. Oracle

oracle database

Oracle adalah salah satu perangkat lunak DBMS yang bisa dibilang sangat rumit, tapi mempunyai berbagai kelebihan.

Oracle sendiri pertama kali mulai didirikan sekitar pada tahun 1977 an, yang dimana saat itu mulai banyak vendor yang mengembangkan DBMS untuk kebutuhan apapun.

Pada saat ini Oracle sudah mempunyai banyak generasi. Oracle sendiri adalah salah satu contoh basis data yang paling kompleks dengan berbagai macam fitur yang lengkap dibandingkan dengan Microsoft SQL dan MySQL.

Berikut ini merupakan beberapa kelebihan yang dimiliki oleh Oracle.

  • Mempunyai kemampuan yang sangat baik untuk melakukan manajemen sistem database.
  • Dapat menangani data dengan jumlah yang sangat besar.
  • Mampu mengelola data dengan cepat dan juga akurat.
  • Mempunyai kemampuan untuk melakukan cluster server.
  • Mempunyai kemampuan untuk melakukan management user.
  • Multi platform.
  • Dapat memproses data dengan cepat.
  • Mempunyai kemampuan flashback.

Dengan banyaknya kemampuan atau fitur yang ditawarkan, maka Oracle menjadi aplikasi DBMS terbaik dan mempunyai fungsi paling lengkap diantara banyak perangkat lunak DBMS lainnya.

Hal tersebut bisa dibilang wajar, karena harga jual dari Oracle ini cukup mahal. Harga mahal tersebut sebanding dengan technical support yang dimiliki, serta berbagai fitur yang sangat baik dan bagus.

Dengan spesifikasi yang cukup tinggi ini, tentu saja akan berdampak pada spesifikasi hardware yang digunakan.

Oracle ini membutuhkan spesifikasi hardware dan juga CPU yang tinggi. Hal tersebut agar bisa bekerja dengan maksimal dan tidak terjadi hambatan.

Dengan demikian, Oracle ini bukan jenis program DBMS yang cocok bagi instansi kelas menengah ke bawah.

Oracle ini sangat cocok digunakan oleh instansi, organisasi atau perusahaan dengan skala besar, multi corporate dan mempunyai server serta basis data dengan jumlah yang sangat banyak dan besar.

3. Microsoft SQL Server

Microsoft SQL Server

Microsoft SQL Server adalah salah satu aplikasi atau program DBMS yang dikeluarkan oleh Microsoft. Microsoft SQL Server menawarkan berbagai macam kemudahan dalam membangun suatu sistem dengan basis database.

Oleh karena itu para pengguna tidak akan merasa kesulitan dalam membuat suatu sistem.

Jika dibandingkan dengan Oracle, Microsoft SQL Server ini tidak terlalu rumit dan lebih mudah digunakan.

Selain itu, harga yang ditawarkan pun lebih terjangkau dibandingkan dengan Oracle.

Terdapat beberapa kelebihan yang dimiliki oleh Microsoft SQL Server, yaitu sebagai berikut.

  • Mampu bekerja dengan sangat baik pada sistem operasi (OS) Windows.
  • Didukung banyak perangkat lunak basis data.
  • Mampu untuk membuat clustering
  • Pengendalian dari suatu basis data yang terpusat.
  • Mudah dalam pemakaiannya.
  • Mempunyai fitur recovery dan restore
  • Manajemen password yang baik dan juga aman.
  • Dapat dipakai di berbagai kalangan.
  • Mampu melakukan backup

Microsoft SQL Server ini hanya bisa digunakan pada sistem operasi (OS) Windows saja.

4. Firebird

firebird database

Firebird adalah salah satu perangkat lunak RDBMS (Relation Database Management System) yang bersifat open source atau gratis sama seperti MySQL.

Firebird ini menawarkan berbagai macam fitur yang terdapat dalam standar ANSI SQL-99 dan SQL-2003. Aplikasi ini mampu berjalan dengan baik di beberapa sistem operasi seperti Linux, Windows ataupun pada sejumlah platform Unix.

5. Teradata

teradata

Teradata adalah Database Management System yang digunakan untuk database besar VLDB (Very Large Database) yang mempunyai tagline “ketika dunia semakin kecil, data akan lebih besar”.

Pada saat ini konsep dari VLDB ini sudah bergeser ke big data yang mempunyai fokus pada nilai data untuk pengambilan keputusan bisnis.

Terdata ini banyak mendukung data berskala pergudangan dan intelijen bisnis dari sistem yang besar.

Teradata ini sering digunakan oleh perusahaan – perusahaan retail besar dan perusahaan telekomunikasi.

Database Management System ini menawarkan berbagai fitur untuk optimizer cerdas yang digunakan untuk memproses permintaan dan data filter.

Selain itu Teradata juga menerapkan kekuatan query untuk data dinamis tanpa menambahkan kolom ke tabel untuk menerima data baru.

Akhir Kata

Demikianlah sedikit pembahasan tentang DBMS (Database Management System). Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan bisa menambah wawasan kamu.

Jika ada kritik, saran, atau pertanyaan silahkan sampaikan di kolom komentar. Terimakasih.

Avatar for Digital Site
Digital Site Kami seorang Muslim dan seorang pemimpi. Kami berprinsip bahwa ketika kami melakukan hal yang TERBAIK dengan DOA, maka yang BAIK akan TERCAPAI dengan SEMPURNA. ( Fuad & Nanda )

Hosting

Avatar for Digital Site Digital Site
4 min read

Website

Avatar for Digital Site Digital Site
6 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *