Digital Site Kami seorang Muslim dan seorang Pemimpi. Ada banyak sekali mimpi yang ingin kami wujudkan. Salah satunya adalah membuat Blog yang bisa menjadi amal Jariah kami dan bermanfaat bagi orang banyak. Kami percaya ketika kami melakukan hal yang TERBAIK dengan DOA, maka yang BAIK akan TERCAPAI dengan SEMPURNA. ( Fuad & Nanda )

Kompensasi Adalah: Pengertian, Arti, Tujuan, Jenis, Faktor

5 min read

kompensasi

PENGERTIAN KOMPENSASI

Sebetulnya, apa sih yang dimaksud dengan kompensasi atau compensation? Kompensasi adalah seluruh imbalan yang diterima atau diperoleh oleh seorang pekerja atas jasa atau hasil dari kerjanya pada suatu organisasi atau perusahaan dimana imbalan tersebut bisa berupa uang ataupun barang, baik secara langsung ataupun tidak langsung.

Kompensasi berupa uang, ini berarti bahwa pekerja tersebut dibayar dengan menggunakan sejumlah uang kartal atas pekerjaannya. Sedangkan kompensasi berupa barang, hal tersebut berarti pekerja tersebut dibayar dengan menggunakan barang tertentu atas jasanya.

Istilah kompensasi ini sangat berkaitan erat dengan berbagai imbalan finansial atau financial reward yang diberikan kepada seseorang atas dasar hubungan kerja. Biasanya compensation ini diberikan dalam bentuk uang karena sebagai pengeluaran moneter yang dilakukan oleh suatu organisasi atau perusahaan.

Pemberian compensation yang layak atau baik kepada pekerja atau karyawan akan memberikan suatu dampak yang positif pada suatu organisasi atau perusahaan, dampak tersebut diantaranya sebagai berikut:

  1. Memacu pekerja atau karyawan untuk meraih prestasi dan bekerja dengan  lebih giat
  2. Perusahaan akan memperoleh pekerja atau karyawan yang berkualitas baik
  3. Memudahkan dalam berbagai proses administrasi dan juga aspek hukum
  4. Menjadi suatu daya pikat bagi pencari kerja  yang mempunyai kualitas baik
  5. Perusahaan atau organisasi akan mempunyai suatu kelebihan tersendiri dibandingkan dengan kompetitornya

Baca Juga: MANAJEMEN Adalah: Definisi, Unsur, Prinsip, Jenis, Fungsi

 

PENGERTIAN KOMPENSASI MENURUT PARA AHLI

Supaya lebih memahami apa yang dimaksud dengan compensation, maka kita bisa merujuk dari berbagai pendapat beberapa ahli berikut ini:

  1. Sedarmayanti

Menurut Sedarmayanti (2011:239), kompensasi adalah segala sesuatu yang diterima oleh karyawan atau pekerja sebagai suatu balas jasa kerja yang diberikan kepada mereka.

  1. Husein Umar

Menurut Husein Umar (2007:16), kompensasi adalah segala sesuatu yang dapat diterima oleh pegawai atau karyawan, baik itu dalam bentuk gaji, upah, insentif, bonus, premi, pengobatan, asuransi dan lain sebagainya, dan sejenisnya yang di bayar secara langsung oleh suatu perusahaan atau organisasi.

  1. Wibowo

Menurut Wibowo (2007:461), kompensasi adalah berbagai kontra prestasi terhadap penggunaan suatu tenaga atau jasa yang sudah diberikan oleh tenaga kerja atau karyawan kepada perusahaan atau organisasi.

  1. Andrew F. Sikula

Menurut Andrew ( yang di kutip oleh A. A. Anwar Prabu Mangkunegara 2009:83), kompensasi adalah segala sesuatu yang dapat dikonstitusikan atau dianggap sebagai suatu balas jasa atau equivalen.

  1. Alex S. Nitisemito

Menurut Alex S. Nitisemito (1986:149), kompensasi adalah suatu balas jasa yang diberikan oleh perusahaan atau organisasi kepada para karyawan atau pegawainya yang dapat dinilai dengan menggunakan uang dan mempunyai suatu kecenderungan diberikan secara tetap.

  1. T. Hani Handoko

Menurut T. Hani Handoko (2001:155), kompensasi adalah segala sesuatu yang dapat diterima oleh para karyawan atau pegawai sebagai balas jasa untuk pekerjaan mereka.

 

KEBIJAKAN KOMPENSASI DALAM DUNIA BISNIS

Dalam suatu bisnis, kompensasi ini diartikan sebagai berbagai bentuk pendapatan berupa uang yang secara langsung diberikan kepada karyawan atau anggota bisnis sebagai suatu imbalan atau balas jasa atas jasa yang sudah diberikan terhadap perusahaan atau organisasi.

Kompensasi ini sering dihubungkan dengan gaji, namun tidak semua jenis dari compensation dapat dihubungkan sebagai gaji. Ada beberapa terminologi compensation dalam suatu bisnis yaitu diantaranya sebagai berikut:

  1. Gaji atau Upah

Gaji atau upah adalah bayaran wajib yang diterima oleh karyawan atau pegawai dari perusahaan atau organisasinya. Gaji atau upah ini berkaitan dengan tarif per jam, maka semakin lama dalam melakukan berbagai pekerjaannya dalam hitungan jam, maka gaji atau upah yang diberikan akan semakin besar atau biasa disebut dengan uang lembur diluar jam kerja.

  1. Insentif

Perusahaan biasanya akan memberikan gaji insentif sebagai bentuk dari upah diluar gaji pokoknya. Pada umumnya akan diberikan ketika perusahaan memperoleh keuntungan lebih atau karena adanya suatu upaya untuk memangkasan biaya lain.

  1. Tunjangan

Biasanya disebut dengan benefit yang umumnya akan diberikan kepada karyawan atau pegawai perusahaan dalam bentuk asuransi jiwa, kesehatan, program pensiun, dan lain sebagainya.

  1. Fasilitas

Fasilitas yang diberikan oleh perusahaan juga bisa dikatakan sebagai bentuk dari kompensasi yang berupa kenikmatan dan kenyamanan bagi karyawan atau pegawainya, seperti pemberian mobil, penyediaan tempat gym di kantor, tempat parkir khusus bagi karyawan atau pegawai tertentu dan lain sebagainya.

 

JENIS-JENIS DARI KOMPENSASI

Kemudian, kompensasi berdasarkan dari jenisnya bisa dibedakan menjadi 3 macam yaitu sebagai berikut:

Kompensasi finansial langsung, adalah gaji atau upah yang dibayarkan kepada karyawan atau pegawai karena kewajiban atau pokok, misalnya bayaran pokok, bayaran intensif berupa bonus dan juga komisi.

Kompensasi finansial tak langsung, adalah kompensasi dalam bentuk bayaran diluar kewajiban atau pokok. Perusahaan berhak untuk memberikan atau tidak memberikan compensation tambahan ini kepada karyawan atau pegawainya kecuali apabila memang diperlukan, seperti cuti kehamilan.

Kompensasi non finansial, adalah kompensasi yang diberikan hanya apabila anggota mampu untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan tantangan dan dapat mencapai suatu target tertentu yang sudah ditetapkan oleh perusahaan dengan cara inovatif.

Kompensasi adalah bentuk penghargaan kepada karyawan atau anggota perusahaan yang sangat penting untuk memperoleh suatu kebijakan khusus. Tanpa adanya compensation, maka dapat menurunkan nilai dari sumber daya manusia dalam perusahaan atau organiasi karena sebab akan berkurangnya antusias dan ambisi untuk bersaing.

Apalagi jika gaji pokok yang diberikan oleh perusahaan tidak sesuai dengan effort atau upaya yang diberikan oleh para pekerja untuk perusahaan. Tentu saja akan banyak karyawan atau pegawai yang akan memilih untuk mencari pekerjaan yang lain. Padahal untuk merekrut suatu karyawan atau pegawai baru akan lebih sulit daripada untuk mengembangkan apa yang telah dimiliki perusahaan.

 

TUJUAN MEMBERIKAN SUATU KOMPENSASI

Berikut merupakan beberapa tujuan diberikannya kompensasi kepada karyawan atau pegawai:

  1. Bentuk penghargaan yang diberikan perusahaan kepada karyawan
  2. Sebagai jaminan untuk keadilan gaji bagi karyawan
  3. Sebagai upaya untuk dapat mempertahankan karyawan atau pegawai dan untu mengurangi turn over
  4. Untuk memperoleh pegawai atau karyawan yang berkualitas baik
  5. Upaya untuk mengendalikan biaya
  6. Untuk memenuhi berbagai peraturan perusahaan dan juga nasional

Dengan melalui kompensasi suatu bisnis atau perusahaan dapat dikatakan mampu untuk mencapai suatu keberhasilan terhadap sistem yang sudah dibuat. Lalu, apa yang menjadi kriterianya? Suatu perusahaan dapat dikatakan berhasil dalam mencapai suatu sistem hanya apabila dapat mencapai berikut ini:

  1. Perusahaan mampu untuk dapat mempertahankan individu-individu yang berkompeten dan berkualitas baik
  2. Perusahaan mampu mencapai suatu target dan tujuan yang sudah ditetapkan dengan lebih cepat dari yang sudah direncanakan
  3. Memberikan suatu spektrum yang lebih luas terhadap perilaku dari semua anggota perusahaan
  4. Tercapainya suatu keadilan atau persamaan bagi semua karyawan atau pegaai tanpa adanya suatu ketimpangan
  5. Sesuai dengan ketentuan yang sudah diatur dalam peraturan di suatu wilayah (misalnya adalah UMR).

 

KRITERIA UNTUK MEMBERIKAN KOMPENSASI

Pemberian kompensasi tidak bisa secara asal-asalan dan harus disertai dengan berbagai pertimbangan yang mempunyai dasar. Kebijakan dari suatu pemberian kompensasi dalam suatu perusahaan atau organisasi dapat didasarkan atas berbagai hal berikut ini:

  1. Harga atau Nilai dari Suatu Pekerjaan

Penilaian harga dari suatu pekerjaan harus menjadi prioritas yang utama dalam menentukan berbagai tindakan kompensasi seperti apa yang harus direncanakan oelh perusahaan. Penilaian terhadap harga pekerjaan dapat didasarkan pada dua hal.

Pertama, berdasarkan jenis keahlian yang dibutuhkan dari suatu pekerjaan, tingkat resikonya dan juga tingkat kerumitannya.

Kedua, dengan melakukan berbagai survei harga kompensasi dari organisasi atau perusahaan lain yang dapat dijadikan sebagai patokan untuk menentukan harga dari suatu pekerjaan. Survei harga tersebut sangatlah penting untuk dapat mempertahankan karyawan atau pegawai yang masuk dalam kriteria atau berkualitas baik dari kemungkinan untuk mengunduran diri.

  1. Sitem Kompensasi

Sistem kompensasi dapat dilakukan dengan melalui dua hal, yaitu karena prestasi yang dicapai dan karena waktu dari pekerjaan yang dilakukan. Anda apabila sebagai pimpinan suatu perusahaan atau organisasi dapat memberikan  suatu compensation atas dasar prestasi yang mampu dicapai karyawan atau pegawai seperti pencapaian target yang sudah ditetapkan oleh perusahaan. Compensation prestasi tersebut akan membuat karyawan Anda untuk berlomba-lomba menghasilkan pencapaian yang terbaik supaya memperoleh bonus.

Namun, pada suatu perusahaan tertentu sulit untuk dapat menentukan kompensasi melalui prestasi yang dicapai, maka hal ini dapat diakali dengan melalui sistem waktu. Jadi karyawan hanya akan memperoleh bonus ketika bekerja melebihi waktu kerja yang sudah ditetapkan, misalnya uang lembur.

Menurut Hasibuan (2011:204) Sistem kompensasi umumnya adalah sebagai berikut:

  • Sistem Waktu. Pada sistem ini besarnya kompensasi ditetapkan berdasarkan standar waktu seperti jam, minggu, bulan. Kelebihan sistem waktu yaitu administrasi upah menjadi mudah dan besarnya compensation yang akan dibayarkan tetap. Kelemahannya yaitu pekerja yang malas pun akan memperoleh compensation yang dibayarkan sebesar perjanjian.
  • Sistem Hasil. Pada sistem hasil kompensasi yang dibayar berdasarkan pada banyaknya hasil yang diselesaikan bukan pada lamanya waktu bekerja. Sistem ini tidak dapat diaplikasikan pada karyawan tetap dan jenis pekerjaan yang tidak mempunyaistandar fisik seperti karyawan bagian administrasi. Kelebihan dari sistem ini dapat memberikan kesempatan untuk karyawan yang bekerja sunguh-sungguh serta berprestasi baik.
  • Sistem Borongan. Sistem borongan adalah salah satu cara memberikan upah dengan menetapkan besarnya jasa berdasarkan atas volume pekerjaan dan juga lama pekerjaannya.

 

FAKTOR KOMPENSASI

Terdapat 3 faktor yang digunakan sebagai penentuan compensation, yaitu sebagai berikut:

  1. Kesedian membayar
  2. Kemampuan membayar
  3. persyaratan-persyaratan pembayaran

Semoga artikel ini bisa membantu Anda dan bisa menambah wawasan Anda. Terimakasih.

Digital Site Kami seorang Muslim dan seorang Pemimpi. Ada banyak sekali mimpi yang ingin kami wujudkan. Salah satunya adalah membuat Blog yang bisa menjadi amal Jariah kami dan bermanfaat bagi orang banyak. Kami percaya ketika kami melakukan hal yang TERBAIK dengan DOA, maka yang BAIK akan TERCAPAI dengan SEMPURNA. ( Fuad & Nanda )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *