Digital Site Kami seorang Muslim dan seorang Pemimpi. Ada banyak sekali mimpi yang ingin kami wujudkan. Salah satunya adalah membuat Blog yang bisa menjadi amal Jariah kami dan bermanfaat bagi orang banyak. Kami percaya ketika kami melakukan hal yang TERBAIK dengan DOA, maka yang BAIK akan TERCAPAI dengan SEMPURNA. ( Fuad & Nanda )

Kenali Berbagai Klasifikasi Fintech Menurut Bank Indonesia

6 min read

fintech yang terdaftar di ojk

Apa itu Fintech (Financial Technology)?

Bisnis startup yang ada di Indonesia terus berkembang dengan pesat, misalnya saja dengan munculnya banyak e-commerce (toko online) atau situs portal berita. Salah satu yang pada saat ini meraja adalah sebuah industri baru di bidang financial technology atau biasa disebut dengan Fintech. National Digital Research Centre yang bertempat di Dublin, Irlandia memberikan definisi tentang fintech atau financial technology sebagai suatu innovation in financial services atau inovasi dalam layanan keuangan. Fintech atau financial technology adalah teknologi dan inovasi yang baru dengan tujuan untuk bersaing dengan layanan keuangan tradisional atau konvensional dan untuk mempermudah akses masyarakat terhadap layanan tersebut.

Fintech atau financial technology ini mempunyai tujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai produk keuangan, mempermudah berbagai macam transaksi dan juga untuk meningkatkan literasi keuangan. Adapun beberapa perusahaan Fintech atau financial technology yang ada di Indonesia ini didominasi oleh perusahaan-perusahaan startup yang mempunyai potensi besar.

Di Indonesia, Fintech atau financial technology berkembang sangat pesat pada berbagai sektor, mulai dari startup pembayaran, peminjaman atau lending, perencanaan keuangan atau personal finance, pembiayaan  atau crowdfunding, remitansi, investasi ritel, riset keuangan, dan lain sebagainya.

Dengan semakin berkembangnya perusahaan yang menyediakan layanan Fintech atau financial technology, Bank Indonesia membuat suatu keputusan untuk mengklasifikasi Fintech atau financial technology.

Baca Juga: Apa Itu Fintech (Financial Technology)?

 

Peran Bank Indonesia dalam Perkembangan Fintech di Indonesia

Tidak dapat dipungkiri lagi apabila teknologi digital di sektor finansial atau keuangan dapat memberikan suatu kenyamanan bagi pengguna dalam kegiatan bertransaksi. Hal tersebutlah yang menyebabkan bisnis ini terus berkembang dengan pesatnya.

Dilansir dari Kontan.co.id, pada Senin (28/8/17), Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Mirza Adityaswara, mengatakan bahwa berdasarkan data statistika, total dari nilai transaksi fintech atau financial technology yang ada di Indonesia tahun lalu diperkirakan sebesar US$15,02 miliar.

Jumlah tersebut mengalami pertumbuhan mencapai 24,6% dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2017, total dari nilai transaksi di pasar Fintech atau financial technology diproyeksikan sebesar US$18,65 miliar.

Akibat perkembangan dari bisnis fintech yang diprediksikan akan terus berkembang, Bank Indonesia sebagai pemegang otoritas dari sistem pembayaran terus mensinergikan beberapa kepentingan dengan melalui 3 hal berikut:

  1. Promosi suatu sistem pembayaran yang kondusif.
  2. Mengarahkan industri untuk dapat bergerak secara efisien
  3. Memperkuat perlindungan terhadap konsumen.

Peran aktif dari Bank Indonesia pada sektor fintech atau financial technology juga dapat ditunjukkan dengan terbentuknya Bank Indonesia Fintech Office yang kerap membuat berbagai peraturan atau regulasi untuk mengatur jalannya sektor fintech atau financial technology dengan aman dan nyaman.

Salah satunya adalah dengan membuat beberapa klasifikasi Fintech yang ada di Indonesia supaya jelas dan mudah untuk dapat dikenali oleh masyarakat.

Baca Juga: 5 Bisnis Modal Kecil Sederhana Dengan Untung Besar

 

Berbagai Klasifikasi Fintech Menurut Bank Indonesia

Meskipun sering disebut-sebut sebagai pesaing dari bank dan juga lembaga keuangan, namun sebetulnya terdapat suatu perbedaan fokus dari keduanya. Dengan begitu, adanya Fintech atau financial technology dirasa akan membawa banyak dampak positif bagi perekonomian secara makro.

Acting Head of Financial Technology dari Bank Indonesia, Junanto Herdiawan, mengatakan bahwa dengan semakin membesarnya suatu industri Fintech atau financial technology, maka dibutuhkan suatu pengklasifikasian dan juga suatu regulasi yang menaunginya.

Hal tersebut dengan tujuan untuk melindungi masyarakat dan memitigasi risiko yang mungkin akan timbul. Junanto Herdiawan, menambahkan bahwa sudah dibentuk Bank Indonesia Fintech Office sebagai suatu bentuk dukungan dan juga untuk membuat berbagai kebijakan bagi industri fintech tersebut.

Nah, untuk lebih mengenal industri fintech atau financial technology, berikut merupakan beberapa klasifikasi fintech atau financial technology menurut Bank Indonesia:

1. Crowdfunding (Pembiayaan) dan Peer to Peer (P2P) Lending

Klasifikasi yang pertama ini adalah marketplace yang menjadi sarana untuk bertemunya antara pencari modal dengan investor di bidang pinjaman. Dengan adanya suatu portal pinjaman yang mudah untuk diakses kapan saja dan juga dimana saja, Fintech atau financial technology dapat menjangkau peminjam dan investor yang ada di seluruh Indonesia.

Crowdfunding (pembiayaan) dan peer to peer (P2P) lending adalah suatu konsep finansial yang memanfaatkan bantuan teknologi informasi untuk dapat menghadirkan suatu layanan pinjam meminjam uang dengan sangat mudah. Dimana penyedia hanya menyediakan berbagai sarana yang dapat memungkinkan pendana dan juga peminjam untuk bisa melakukan suatu proses pinjam meminjam secara online.

Disebut dengan peer to peer (P2P) lending karena sarana untuk kegiatan pinjam meminjam uang ini disediakan untuk sesama pengguna yang awam.

Dengan begitu jelas bahwa fintech atau financial technology membantu untuk dapat menjangkau masyarakat yang belum terjangkau oleh produk pinjaman yang berasal dari bank. Oleh karena itulah, hal ini dapat disebut sebagai suatu solusi dari berbagai permasalahan yang ada di keuangan konvensional.

Apabila Anda masih ragu untuk menggunakan layanan fintech atau financial technology di bagian pinjaman, maka Anda jangan khawatir. Karena pada saat ini industri fintech atau financial technology sudah berada di bawah pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sehingga layanan fintech atau financial technology aman dan nyaman untuk digunakan.

Adapun beberapa contoh dari perusahaan fintech atau financial technology dalam bidang ini antara lain sebagai berikut:

  • Pinjam.co

Dilansir dari website resminya, Pinjam.co adalah suatu perusahaan teknologi yang menyediakan berbagai jenis jasa layanan keuangan atau finansial dengan mengembangkan platform digital untuk dapat membantu pelanggan dalam mengatasi berbagai kebutuhan dana cepat mereka.

Didirikan pada Desember 2014, dan mulai beroperasi pada 14 April 2015 untuk wilayah Jabodetabek. Setelah beroperasi selama kurang lebih 8 bulan dan memperoleh berbagai tanggapan yang baik dari para pelanggan, Pinjam Indonesia atau Pinjam.co secara resmi diluncurkan kepada publik pada 15 Desember 2015. Pinjam.co ini menyediakan berbagai produk perbankan seperti gadai dan juga kredit.

  • Kredivo

Kredivo adalah suatu perusahaan pembiayaan yang sudah tercatat di Bursa Efek Jakarta dan juga sudah dalam pengawasan OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Menawarkan berbagai layanan kredit dana cepat untuk dapat memenuhi kebutuhan belanja online tanpa menggunakan kartu kredit. Cicilan yang tersedia yaitu dalam periode 20 hari sampai dengan 1 tahun dan tersedia di 100 lebih merchant.

2. Market Aggregator

Market aggregator adalah suatu portal yang dapat mengumpulkan dan juga mengoleksi berbagai data finansial atau keuangan untuk disajikan kepada pengguna. Berbagai data finansial atau keuangan tersebut dapat Anda bandingkan untuk memilih berbagai produk keuangan yang terbaik bagi Anda.

Sebagai contohnya adalah, pada saat Anda ingin mencari produk KTA atau Kredit Tanpa Agunan, Anda dapat membandingkan beberapa produk KTA untuk melihat berbagai kelebihan dan kekurangan yang ada pada setiap produk.

Dengan memanfaatkan suatu jasa pembanding produk keuangan atau finansial ini, Anda dapat mengambil suatu keputusan finansial atau keuangan dengan lebih baik dan juga tepat.

Berikut merupakan beberapa contoh situs yang mengutamakan suatu jasa pembanding produk keuangan atau finansial :

  • CekAja

Berdiri sejak tahun 2013, CekAja adalah sebuah portal keuangan atau finansial yang bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai informasi yang dibutuhkan dalam mengambil suatu keputusan finansial atau keuangan.

Dengan menggunakan prinsip kesederhanaan, keamanan, dan juga akurasi, Fintech dari Indonesia yang satu ini menawarkan suatu jasa pembanding produk keuangan atau finansial seperti investasi, asuransi, dan produk pinjaman atau kredit.

Dalam memberikan pelayanan dari jasa yang ditawarkan CekAja tidak mengenakan biaya alias gratis bagi para konsumennya. Misalnya seperti jasa konsultasi gratis dengan melalui live chat atau bisa juga melalui call centre.

  • Cermati

Perusahaan Fintech yang berasal Indonesia yang menyediakan suatu teknologi finansial atau keuangan di Indonesia berupa berbagai informasi lengkap dari produk-produk perbankan yang bisa langsung dibandingkan satu dengan yang lainnya.

Misalnya saja, Anda dapat membandingkan beberapa produk seperti kredit, deposito, sampai dengan produk tabungan.

Dengan visi atau tujuannya yaitu menggunakan suatu teknologi untuk dapat menyediakan berbagai informasi keuangan yang bisa digunakan oleh siapa saja. Perusahaan startup fintech yang satu ini dapat menjadi pilihan bagi Anda yang ingin mengambil suatu keputusan keuangan yang bijak dan juga tepat.

3. Investment Management and Risk

Investment management and risk adalah suatu perencana keuangan atau finansial dalam bentuk digital. Dengan kata lain, Anda akan dibantu untuk dapat mengetahui kondisi atau keadaan keuangan Anda serta melakukan berbagai perencanaan keuangan secara mudah, cepat, dan tepat.

Disini Anda tidak perlu lagi untuk menghubungi seorang perencana keuangan. Anda hanya perlu untuk membuka aplikasi di smartphone Anda dan mengisi beberapa data yang terkait untuk mengetahui rencana keuangan atau finansial yang tepat sesuai dengan kebutuhan Anda.

Beberapa contoh dari perusahaan fintech yang bergerak dalam bidang Investment management and risk  adalah sebagai berikut:

  • Jojonomic

Ditemukan dan didirikan oleh Indrasto Budisantoso sekitar pada tahun 2015. Jojonomic sudah menjadi salah satu dari penyedia aplikasi pengaturan keuangan atau finansial pribadi yang ternama.

Berbagai aplikasinya yang user-friendly dapat memungkinkan penggunanya untuk mengatur keuangan atau finansialnya dengan mudah, yaitu dengan hanya mencatat berbagai pengeluaran dan pemasukannya secara praktis.

  • Finansialku

Tentunya apabila membahas perusahaan fintech yang ada di Indonesia, Finansialku juga termasuk perusahaan fintech. Finansialku ini sendiri adalah sebuah portal perencana keuangan atau finansial untuk individu dan juga keluarga yang ada di Indonesia.

Di Finansialku.com, Anda dapat mewujudkan berbagai tujuan keuangan atau finansial  Anda dengan perencanaan keuangan yang tepat dan baik.

Para perencana keuangan yang ada di Finansialku adalah para pemegang lisensi CFP® aktif dan sudah bekerja sesuai dengan kode etik profesi perencana keuangan atau finansial yang sudah ditetapkan oleh Financial Planning Standards Board Indonesia.

Dengan begitu, Anda juga dapat dengan sangat mudah untuk mengatur keuangan atau finansial hanya dengan menggunakan jasa yang ditawarkan oleh Finansialku.

  • NgaturDuit

NgaturDuit ini menawarkan suatu jasa untuk membantu para pengguna dalam mengatur berbagai urusan keuangan atau finansialnya yang perlu untuk diatur, seperti expense reporting, investment portfolio monitoring, sampai dengan budgeting.

Semua jasa yang ditawarkan oleh NgaturDuit ini secara gratis. Sehingga dapat menjangkau target masyarakat menengah ke bawah yang mempunyai bisnis kecil-kecilan hingga pasangan yang baru menikah.

4. Payment, Settlement, and juga Clearing

Payment, settlement, dan juga clearing berada dalam ranah dari Bank Indonesia, dimana contohnya seperti e-wallet dan juga payment getaway. Portal pembayaran ini mempunyai tujuan untuk dapat memudahkan dan juga mempercepat berbagai proses pembayaran atau transaksi via online.

Dengan begitu, masyarakat dalam melakukan suatu pembayaran dapat melalui satu portal saja, misalnya saja via smartphone.

Beberapa contoh dari situs yang bergerak di bidang payment, settlement, dan juga clearing adalah sebagai berikut:

  • Veritrans

Adalah suatu perusahaan yang menyediakan suatu jasa payment gateway setup. Veritrans mempunyai tujuan untuk memudahkan konsumen atau pengguna dalam metode pembayaran.

Veritrans ini mempunyai tujuan untuk menyederhanakan suatu proses pembayaran dengan adanya integrasi antara seluruh cara pembayaran.  Cara pembayarannya seperti XL Tunai, T-cash, Mandiri ClickPay, BCA KlikPay, dan pembayaran kartu kredit lainnya.

Dengan kerja sama yang luar biasa dengan berbagai bank yang ternama di dunia, seperti BNI, Mandiri, BCA, dan lainnya sebagainya. Veritrans terus menunjukkan eksistensinya di bisnis fintech atau financial technology ini.

  • Kartuku

Berdiri sejak tahun 2011, Kartuku adalah salah satu dari perusahaan pembayaran elektronik paling tua yang ada di Indonesia.

Kartuku ini menawarkan hardware products dan juga berbagai solusi software yang akan memudahkan berbagai proses pembayaran Anda.

 

Pernahkah Anda Mencoba Untuk Menggunakan Salah Satunya?

Mendengar beberapa contoh dari perusahaan fintech atau financial technology dan berbagai bidang yang digelutinya. Apakah Anda juga sudah pernah untuk mencoba menggunakan salah satunya?

Mungkin Anda selama ini mengalami kesulitan untuk dapat menjangkau layanan finansial atau keuangan? Dan semoga artikel yang kami sajikan ini mungkin dapat membuka peluang baru bagi Anda?

Iya, kabar baiknya adalah sekarang siapa saja, dimana saja, dan kapan saja dapat untuk menjangkau berbagai layanan keuangan/finansial hanya dengan bermodalkan smartphone atau laptop saja.

Anda juga dapat untuk menggunakan dan juga memanfaatkannya sesuai dengan kebutuhan keuangan Anda. Dengan begitu, pada saat ini layanan keuangan atau finansial dapat Anda akses dengan cepat dan juga mudah.

Digital Site Kami seorang Muslim dan seorang Pemimpi. Ada banyak sekali mimpi yang ingin kami wujudkan. Salah satunya adalah membuat Blog yang bisa menjadi amal Jariah kami dan bermanfaat bagi orang banyak. Kami percaya ketika kami melakukan hal yang TERBAIK dengan DOA, maka yang BAIK akan TERCAPAI dengan SEMPURNA. ( Fuad & Nanda )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *