Digital Site Kami seorang Muslim dan seorang pemimpi. Kami berprinsip bahwa ketika kami melakukan hal yang TERBAIK dengan DOA, maka yang BAIK akan TERCAPAI dengan SEMPURNA. ( Fuad & Nanda )

Jaringan Komputer

12 min read

Mungkin Kamu sudah sangat familiar dengan istilah LAN dan WAN. Pada artikel ini akan dibahas mengenai materi jaringan komputer yang terdiri dari pengertian dan penjelasan jaringan komputer, sejarah, jenis-jenis jaringan komputer, serta jaringan komputer berdasarkan topologi.

Pengertian Jaringan Komputer

Jaringan komputer adalah dua atau lebih perangkat komputer yang saling terhubung antara satu dengan yang lainnya dan digunakan untuk berbagi macam data.

Jaringan/host komputer ini dibangun dengan menggunakan suatu kombinasi hardware dan software.

Sederhana nya jaringan komputer dapat digambarkan sebagai berikut.

Ada 2 buah komputer atau lebih yang setiap komputer dihubungkan dengan menggunakan kabel atau nirkabel sebagai media transmisi data.

Dalam jaringan tersebut ada perangkat lunak atau software sistem operasi jaringan yang bisa menggubungkan setiap komputer tersebut.

Rangkaian tersebut sudah bisa disebut sebagai jaringan komputer sederhana.

Setiap komputer atau perangkat jaringan yang terhubung dengan jaringan disebut dengan node.

Suatu jaringan komputer bisa mempunyai dua, puluhan, ribuan, bahkan bisa jutaan node.

Untuk dapat membuat jaringan komputer yang lebih luas jangkauannya, maka dibutuhkan peralatan tambahan seperti hub, router, bridge, switch, gateway.

Beberapa peralatan tersebut digunakan sebagai inter koneksi nya.

 

Sejarah Jaringan Komputer

Berikut ini merupakan perkembangan jaringan komputer dari tahun ke tahun.

Tahun 1940

Sejarah jaringan komputer ini dimulai dari lahirnya suatu konsep mengenai jaringan komputer.

Yaitu pada tahun 1940-an di Amerika Serikat yang di gagas oleh suatu proyek pengembangan komputer model I yang dilaksanakan di laboratorium Bell dan dilaksanakan oleh group riset Universitas Harvard yang dipimpin Profesor Howard Aiken.

Pada awalnya proyek ini hanya ingin menggunakan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai secara bersama-sama.

Untuk mengerjakan beberapa proses yang ada tanpa membuang banyak waktu kosong, maka dibuatlah suatu proses beruntun atau sering disebut dengan istilah Batch Processing.

Oleh karena itu beberapa program yang ada dapat dijalankan atau dilakukan dalam sebuah komputer dengan menggunakan suatu kaidah antrean.

Tahun 1950

Selanjutnya pada tahun 1950-an ketika jenis komputer mulai berkembang dengan pesat sampai dengan terciptanya sebuah super computer.

Maka sebuah komputer harus dapat melayani di beberapa tempat yang tersedia atau biasa disebut dengan istilah terminal.

Untuk itu ditemukan suatu konsep distribusi proses yang didasarkan pada waktu dan dikenal dengan nama TSS atau Time Sharing System.

Maka untuk pertama kalinya bentuk suatu jaringan (network) komputer dapat diterapkan.

Pada sistem TSS atau Time Sharing System ini, beberapa terminal akan dihubungkan secara seri ke sebuah komputer atau perangkat lainnya yang terhubung dalam suatu jaringan atau host komputer.

Dalam proses TSS atau Time Sharing System ini mulai terlihat beberapa perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang secara individu atau sendiri-sendiri.

Tahun 1969 – 1970

Departemen Pertahanan Amerika, U.S. Defense Advanced Research Projects Agency atau yang biasa disingkat dengan DARPA memutuskan untuk melaksanakan suatu riset yang bertujuan untuk dapat menghubungkan sejumlah komputer sehingga bisa membentuk suatu jaringan organik pada tahun 1969-an.

Program riset ini lebih dikenal dengan sebutan ARPANET. Pada tahun 1970, sudah lebih dari 10 komputer yang sukses dihubungkan antara satu dengan yang lainnya sehingga komputer-komputer tersebut dapat saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan.

Dan pada tahun 1970, setelah beban pekerjaan sudah terasa bertambah banyak dan harga perangkat komputer dengan ukuran besar mulai terasa semakin mahal, maka mulailah digunakan suatu konsep proses distribusi yang biasa disebut dengan nama Distributed Processing.

Dalam proses ini beberapa jaringan/hostkomputer dapat mengerjakan sebuah pekerjaan yang berukuran besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang dapat terhubung secara seri pada setiap host  komputer.

Dalam suatu proses distribusi ini tentunya sudah mutlak atau pasti bahwa sangat diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan juga telekomunikasi.

Karena selain beberapa proses yang wajib untuk didistribusikan, semua host komputer wajib untuk melayani setiap terminal dalam satu perintah dari komputer server atau komputer pusat.

Tahun 1972

Roy Tomlinson telah berhasil menyempurnakan program surat elektronik atau yang biasa kita sebut dengan email yang dibuatnya untuk ARPANET.

Program tersebut sangatlah mudah untuk dipakai, sehingga langsung mempunyai popularitas yang tinggi.

Pada tahun yang sama juga yaitu pada tahun 1972, ikon at (@) juga secara resmi diperkenalkan sebagai suatu lambang penting yang mampu menunjukan “at” atau “pada”.

Tahun 1973

Jaringan komputer ARPANET mulai dikembangkan secara menyeluruh ke luar wilayah Amerika Serikat.

Komputer yang berasal dari University College di London adalah komputer pertama yang berada di luar wilayah Amerika Serikat yang menjadi anggota dari jaringan ARPANET.

Pada tahun yang sama juga yaitu pada tahun 1973, dua orang yang ahli dalam bidang komputer yaitu Vinton Cerf dan Bob Kahn mempresentasikan suatu gagasan yang lebih besar lagi.

Gagasan tersebut yang menjadi cikal bakal gagasan International Network atau yang kita sebut sekarang dengan istilah Internet. Gagasan ini pertama kali dipresentasikan di Universitas Sussex.

Tahun 1976

Hari yang sangat bersejarah berikutnya yaitu pada tanggal 26 Maret 1976, pada saat Ratu Inggris sukses mengirimkan surat elektronik atau email dari Royal Signals and Radar Establishment yang berada di Malvern.

Setahun kemudian, sudah lebih dari 100 komputer yang bergabung dengan ARPANET dan membentuk suatu jaringan atau network.

Tahun 1979

Jim Ellis, Tom Truscott, dan Steve Bellovin, telah berhasil menciptakan newsgroups pertama yang diberi disebut dengan nama USENET atau User Network pada tahun 1979.

Tahun 1981

Pada tahun 1981, France Telecom telah berhasil menciptakan suatu hal yang baru yaitu dengan meluncurkan telepon televisi pertama.

Dimana orang yang menggunakannya dapat saling menelepon dan juga dapat saling berhubungan dengan menggunakan video link.

Seiring dengan bertambahnya jumlah komputer yang membentuk suatu jaringan atau network.

Tentunya dibutuhkan suatu protokol resmi yang bisa diakui dan juga dapat diterima oleh seluruh jaringan atau network.

Maka dari itu, pada tahun 1982 dibentuklah suatu Transmission Control Protocol (TCP) atau Internet Protocol (IP) yang kita kenal sampai pada saat ini.

Sementara itu, di Eropa muncul suatu jaringan yang serupa, yang lebih dikenal dengan nama Europe Network (EUNET) yang meliputi beberapa wilayah yaitu diantaranya Inggris, Denmark, Belkamu, dan Swedia.

Jaringan EUNET ini dapat menyediakan jasa surat elektronik atau email dan juga menyediakan news group USENET.

Tahun 1984

Untuk menyamakan semua alamat yang ada di jaringan komputer yang sudah ada, maka pada tahun 1984-an diperkenalkan lah suatu Sistem Penamaan Domain atau Domain Name System, yang yang pada saat sekarang ini kita kenal dengan sebutan DNS.

Komputer yang terhubung dengan jaringan atau network yang ada sudah melebihi 1000 komputer.

Pada tahun 1987, jumlah komputer yang terhubung ke jaringan atau network meningkat tajam yaitu mencapai 10 kali lipat, sehingga menjadi 10000 lebih.

Tahun 1988

Jaringan komputer ini dari masa ke masa terus mengalami perkembangan, pada tahun 1988 Jarkko Oikarinen seorang yang ber kebangsaan Finlandia telah berhasil menemukan sekaligus memperkenalkan Internet Relay Chat atau yang lebih dikenal dengan nama IRC.

IRC tersebut dapat memungkinkan dua orang atau lebih pengguna perangkat komputer dapat berinteraksi secara langsung dengan pengiriman pesan atau Chatting.

Akibat dari hal tersebut, setahun setelahnya jumlah komputer yang saling terhubung meningkat dengan pesat mencapai 10 kali lipat. tidak kurang dari 100000 perangkat komputer telah membentuk sebuah jaringan.

Tahun 1990

Pada pertengahan tahun 1990 merupakan tahun yang sangat bersejarah, pada saat Tim Berners Lee merancang sebuah program penyunting dan penjelajah yang bisa menjelajahi komputer yang satu dengan yang lainnya dengan membentuk suatu jaringan atau network.

Program inilah yang biasa kita sebut dengan Waring Wera Wanua atau World Wide Web.

Komputer yang saling berhubungan ini membentuk suatu jaringan atau network yang sudah melampaui satu juta komputer pada tahun 1992.

Dan pada tahun yang sama muncullah istilah baru yaitu surfing atau menjelajah.

Dan pada tahun 1994, berbagai situs yang ada di internet telah tumbuh menjadi 3000 alamat halaman, dan untuk pertama kalinya dapat berbelanja dengan melalui internet atau biasa disebut dengan virtual-shopping atau e-retail.

Baca Juga: Internet

 

Jenis – Jenis Jaringan Komputer

Di luar sana terdapat banyak jenis jaringan komputer. Berikut ini merupakan beberapa jenis jaringan komputer yang mungkin sering dibicarakan dan digunakan.

1. Jaringan Komputer LAN (Local Area Network)

LAN (local area network) ini bisa diartikan sebagai kumpulan komputer yang saling berhubungan di dalam satu area tertentu yang tidak terlalu luas.

Jaringan komputer ini hanya mencakup pada wilayah yang relatif sempit atau tidak terlalu luas, jangkauan antar prosessor-nya hanya dalam radius sekitar 10 m hingga 10 km.

LAN dapa digunakan pada suatu jaringan komputer yang berada di ruangan, kamar, rumah, gedung, sekolah, dan juga kampus.

Teknologi Wifi adalah salah satu contoh dari LAN yang sering digunakan pada saat ini.

Lokasi yang menyediakan teknologi Wifi dengan berbasis koneksi LAN disebut dengan hotspot.

Pada LAN, seorang pengguna bisa berinteraksi dan juga berkomunikasi dengan memanfaatkan perangkat komputer lain serta dengan menggunakan suatu aplikasi tertentu. Contoh jaringan LAN bisa ditunjukkan dalam gambar berikut ini.

contoh jaringan komputer LAN

Jaringan LAN ini dibagi menjadi 2 yaitu:

  • Peer to peer
  • Client server

pada jaringan LAN jenis peer to peer, masing – masing komputer yang terhubung bisa bertindak baik sebagai work station atau pun server.

Sedangkan pada jaringan LAN jenis client server, hanya satu komputer yang berperan sebagai server dan komputer lain menjadi work station.

jaringan LAN peer to peer

jaringan LAN client server

2. Jaringan Komputer MAN (Metropolitan Area Network)

MAN adalah jaringan komputer yang dapat menyambung-kan dua atau lebih jaringan LAN yang berada di dalam kota yang sama.

Apabila jarak yang menghubungkan antara dua LAN sudah tidak memungkinkan untuk membangun sebuah jaringan, maka jaringan MAN akan digunakan.

Jenis jaringan ini lebih besar dari LAN namun lebih kecil dari WAN. MAN menggunakan suatu perangkat khusus dan kabel untuk dapat menghubungkan LAN.

Jaringan komputer ini dapat mencakup wilayah yang lebih besar dari pada LAN, yaitu dapat mencapai radius seluas 10 km hingga 50 km.

Sehingga jaringan ini biasa dimanfaatkan dalam sebuah kota, jaringan antar pabrik atau instansi, perkantoran, dan wilayah suatu pemerintahan dengan kecepatan transfer data yang relatif tinggi.

Contoh jaringan MAN bisa ditunjukkan dalam gambar berikut ini.

contoh jaringan komputer MAN

2. WAN (Wide Area Network)

WAN juga bida dikatakan sebagai suatu kumpulan dari LAN yang tersebar secara geografis.

Perangkat jaringan yang disebut dengan nama router dapat menghubungkan LAN ke WAN. Dalam suatu jaringan IP, router dapat menyimpan alamat LAN dan juga alamat WAN.

WAN tentunya berbeda dari LAN dalam beberapa hal yang penting. Sebagian besar dari WAN (seperti Internet) tidak dimiliki oleh satu organisasi atau suatu instansi, melainkan ada di bawah kepemilikan dan pengelolaan yang  kolektif atau terdistribusi.

WAN ini cenderung menggunakan teknologi seperti halnya dengan ATM, Frame Relay dan X.25 untuk konektivitas dengan jarak yang lebih jauh.

Jaringan komputer ini dapat mencakup wilayah yang paling luas, yaitu mencapai radius sekitar 100 km sampai 1000 km.

Jaringan ini membutuhkan suatu saluran komunikasi publik atau massa, sehingga biasa dipakai antar kota, wilayah, negara dan bahkan mencakup wilayah sebuah benua.

WAN ini biasa digunakan untuk menghubungkan beberapa jaringan komputer lokal dengan jaringan komputer lokal yang lainnya pada suatu lokasi yang berbeda.

Contoh jaringan WAN bisa ditunjukkan dalam gambar berikut ini.

contoh jaringan komputer WAN

3. PAN (Pearson Area Network)

Sama seperti dengan jaringan LAN, jaringan PAN biasanya mencakup suatu wilayah yang lebih kecil seperti jaringan rumah atau pun jaringan kantor.

Biasanya jenis jaringan ini dimanfaatkan untuk berbagi resources seperti printer atau internet.

4. CAN (Campus Area Network)

CAN dapat dibilang serupa dengan jaringan MAN, namun terbatas pada lingkungan universitas atau akademi saja.

Jaringan ini biasanya dipersiapkan untuk berbagai kegiatan pendidikan seperti praktik lab, email, pembaruan kelas, ujian, pemberitahuan yang berhubungan dengan kegiatan pendidikan, dan lain sebagainya.

5. Internet

Internet adalah suatu jaringan komputer paling besar yang pernah diciptakan oleh manusia. Internet sudah menyambung-kan jutaan perangkat komputasi termasuk TV, PC, Laptop, Server, Smartphone, Workstation, tablet, Webcam, CCTV dan masih banyak lainnya.

Menurut laporan yang sudah diterbitkan pada Januari 2018, ada sekitar 2150 juta sistem akhir yang tersambung dengan internet.

Untuk menyambung-kan perangkat ini, banyak sekali teknologi dan infrastruktur yang dimanfaatkan.

Internet terbuka untuk seluruh orang yang ada di dunia ini. Karena siapa saja dapat terhubung dengan internet, internet juga bisa dianggap sebagai suatu jaringan yang paling tidak aman.

Contoh jaringan internet bisa ditunjukkan dalam gambar berikut ini.

contoh jaringan Internet

6. VPN (Virtual Private Network)

VPN adalah suatu solusi yang dapat digunakan untuk menyediakan layanan koneksi Internet yang aman.

Sebagai contohnya, sebuah perusahaan mempunyai dua kantor yaitu satu berada di daerah Jakarta dan lainnya berada di daerah Bandung.

Dalam hal ini perusahaan bisa memanfaatkan VPN untuk dapat  menghubungkan kedua kantor tersebut dengan aman.

VPN membuat jalur yang aman di Internet dan dapat digunakan untuk suatu transmisi data.

Baca Juga: Fiber Optik

 

Topologi Jaringan Komputer

Dalam suatu jaringan komputer, topologi mempunyai acuan pada tata letak suatu perangkat yang tersambung.

Topologi dikatakan sebagai bentuk atau struktur virtual jaringan. Bentuk ini tidak selalu sesuai dengan tata letak fisik sebenarnya dari suatu perangkat yang berada pada jaringan.

Sebagai contohnya yaitu, komputer yang berada di jaringan rumah bisa diatur dalam bentuk lingkaran di ruang keluarga.

Tapi sangat tidak mungkin untuk dapat menemukan topologi cincin di ruang keluarga.

Topologi jaringan komputer dapat dikategorikan ke dalam beberapa tipe dasar diantaranya sebagai berikut:

  1. Bus atau bis
  2. Ring atau cincin
  3. Star atau bintang
  4. Tree atau pohon
  5. Mesh atau jala

Jaringan komputer yang lebih kompleks bisa dibangun sebagai hybrid dari dua atau pun lebih dari topologi dasar di yang sudah disebutkan.

1. Topologi Jaringan Komputer BUS

topologi bus

Jaringan bus ini memanfaatkan suatu kabel sebagai tulang punggungnya. Kabel ini mempunyai fungsi sebagai media komunikasi.

Perangkat yang ingin berkomunikasi dengan suatu perangkat lainnya yang berada di jaringan akan mengirim pesan siaran dengan melalui kabel yang terhubung ke dua perangkat itu.

Namun hanya penerima yang dituju saja yang benar-benar menerima dan dapat memproses pesan tersebut.

2. Topologi Ring

topologi ring

Dalam jaringan komputer cincin atau ring, setiap perangkat mempunyai dua “tetangga” untuk tujuan berkomunikasi.

Semua pesan akan menempuh suatu perjalanan melalui cincin ke arah yang sama (baik itu “searah dengan jarum jam” atau pun “berlawanan dengan arah jarum jam”).

Apabila ada kerusakan yang terjadi di kabel atau suatu perangkat, hal ini dapat merusak loop dan dapat menurunkan seluruh jaringan komputer.

Untuk dapat mengaplikasikan jaringan cincin, biasanya memanfaatkan teknologi FDDI, SONET, atau Token Ring.

Topologi ring atau cincin ini dapat dijumpai di beberapa gedung perkantoran atau pun kampus.

3. Topologi Bintang

Topologi bintang

Banyak sekali jaringan komputer rumah yang menggunakan topologi bintang.

Jaringan komputer bintang mempunyai titik koneksi pusat yang disebut dengan “hub node” yang mungkin saja merupakan hub jaringan, switch/router. Perangkat biasanya akan terhubung ke hub dengan melalui Unshielded Twisted Pair (UTP) Ethernet.

Apabila dibandingkan dengan topologi bus, jaringan bintang pada umumnya akan membutuhkan lebih banyak kabel.

Namun kegagalan dalam kabel jaringan komputer bintang hanya akan menurunkan satu akses host komputer saja dan bukan seluruh LAN.

4. Topologi Pohon

topologi pohon

Topologi pohon adalah topologi yang terdiri dari berbagai kumpulan topologi bintang yang dihubungkan melalui sebuah topologi bus. Sehingga diperlukan beberapa node (jaringan).

Dimana node yang berada atau terletak lebih tinggi, akan mengatur node yang berada atau terletak di posisi yang lebih rendah.

Namun, apabila kelompok node yang berada atau terletak di posisi yang lebih tinggi tidak dapat berfungsi, maka hal ini akan menyebabkan node yang terletak lebih rendah akan menjadi tidak berfungsi juga.

5. Topologi Mesh

topologi mesh

Adalah topologi  yang bentuk dalam hubungan antar perangkat. Setiap perangkat akan terhubung atau tersambung secara langsung ke perangkat lainnya yang terhimpun dalam suatu jaringan komputer.

Sehingga dapat memungkinkan perangkat yang berada di dalam topologi mesh dapat berinteraksi secara langsung dengan perangkat yang dituju.

Dari sistem ini, maka akan menciptakan tingkat keamanan yang lebih terjamin, karena komunikasi yang terjadi antara dua perangkat komputer tidak bisa diakses oleh komputer yang lainnya.

Dan juga dapat memudahkan proses identifikasi apabila terjadi suatu permasalahan terhadap koneksi antar perangkat komputer.

Namun, topologi mesh akan memerlukan tempat dan kabel yang sangat banyak untuk interaksi antar perangkat komputer tersebut. Dan instalasi konfigurasinya juga akan lebih sulit untuk diaplikasikan.

 

Perangkat Jaringan Komputer

Perangkat jaringan komputer adalah berbagai macam komponen yang dapat membentuk jaringan komputer, yaitu terdiri dari.

1. Server

Server adalah pusat kontrol dari jaringan komputer. Server mempunyai fungsi sebagai penyimpan informasi atau data dan untuk mengelola suatu jaringan.

Server akan melayani semua client atau work station yang terhubung ke jaringan. Sistem operasi yang dipakai pada server adalah sistem operasi khusus yang bisa memberikan layanan untuk work station.

2. Work Station

Work station adalah komputer yang dihubungkan dengan sebuah LAN. Seluruh komputer yang terhubung dengan jaringan bisa dihubungkan sebagai work station.

Komputer ini yang akan melakukan akses ke server untuk memperoleh layanan yang sudah disediakan oleh server.

3. Network Interface Card (NIC)

Network Interface Card (NIC) adalah expansion board yang dipakai dengan tujuan agar komputer bisa dihubungkan dengan jaringan.

Pada umumnya sebagian NIC dirancang untuk jaringan, protokol, dan media tertentu. NIC dapat disebut dengan LAN card.

4. Hub dan Switch

Pada jaringan yang bertopologi star, hub merupakan perangkat dengan banyak port yang dapat memungkinkan beberapa titik (komputer yang sudah memasang NIC) bergabung menjadi satu jaringan.

Pada jaringan yang sederhana, salah satu port pada hub akan terhubung ke komputer server.

Dapat pula hub tidak langsung terhubung ke server, namun ke hub yang lainnya. Hal tersebut terutama pada jaringan yang cukup besar.

Hub ini bekerja dengan menggunakan metode broadcast, oleh karena itu semua port yang ada akan dikirim sinyal nya.

Artinya, apabila lebih dari satu komputer mengirimkan data ke jaringan secara bersamaan, maka tidak ada satu pun komputer yang bisa memanfaatkan 100% bandwidth jaringan yang tersedia. Hub ini berada pada physical layer.

Switch adalah suatu perangkat yang mempunyai fungsi untuk menghubungkan multiple komputer. Switch secara fisik sama seperti hub, namun logika nya sama seperti barisan bridge.

5. Bridge

Bridge adalah suatu perangkat yang meneruskan lalu lintas antara segmen jaringan berdasarkan informasi pada lapisan data link.

Segmen ini memiliki alamat lapisan jaringan yang sama. Bridge bekerja dengan cara mengenali alamat MAC asal yang mentransmisi data ke jaringan dan secara otomatis membangun sebuah table internal.

Tabel tersebut mempunyai fungsi untuk menentukkan segmen paket mana yang akan di di route dan menyediakan kemampuan filtering.

Bridge ini akan membagi satu buah jaringan besar ke dalam beberapa jaringan kecil. Bridge juga bisa dipakai untuk mengkoneksi diantara network yang memakai tipe kabel yang berbeda maupun topologi yang berbeda.

6. Router

Router adalah perangkat yang mempunyai fungsi untuk menghubungkan suatu LAN ke internet working / WAN dan mengelola dalam penyaluran lalu lintas data di dalamnya.

Router akan menentukan jalur yang paling baik untuk komunikasi data. Router bekerja pada layer network dari model OSI untuk memindahkan berbagai paket antar jaringan dengan menggunakan alamat logika.

Router mempunyai tabel routing yang akan melakukan pencatatan terhadap seluruh alamat jaringan yang diketahui dan lintasan yang mungkin dilalui serta waktu tempuh-nya.

Router bekerja hanya apabila protokol jaringan yang dikonfigurasi adalah protokol yang routable seperti TCP/IP atau IPX/SPX.

Hal tersebut berbeda dengan bridge yang mempunyai sifat protokol independent.

7. Repeater

Repeater ini bekerja pada level physical layer dalam modal jaringan OSI. Repeater mempunyai tugas untuk meregenerasi atau memperkuat berbagai sinyal yang masuk.

Pada ethernet kualitas transmisi daya hanya bisa bertahan dalam rentang waktu dan jangkauan yang terbatas, yang kemudian mengalami degradasi.

Repeater akan berupaya untuk mempertahankan integritas sinyal dan mencegah degradasi sampai berbagai paket data sampai ke tujuan.

Kelemahan dari repeater ini adalah tidak bisa melakukan filter traffic jaringan. Data (bits) yang masuk ke salah satu port akan dikirim ke luar dengan melalui semua port.

Sehingga akan tersebar ke berbagai segmen LAN tanpa memperhitungkan apakah data tersebut dibutuhkan atau tidak.

9. Modem

Modem merupakan sebuah device yang dipakai sebagai penghubung dari sebuah PC atau jaringan ke penyedia layanan internet atau internet service provider (ISP).

Salah satu modem yang digunakan untuk koneksi internet adalah modem ADSL. Jenis modem tersebut biasa nya dipakai oleh ISP Telkom Speedy.

9. Kabel

Kabel adalah suatu saluran yang dapat menghubungkan antara 2 work station atau lebih.

Terdapat beberapa jenis kabel yang digunakan dalam jaringan diantaranya yaitu kabel coaxial, fiber optik, dan twised pair.

  • Kabel Coaxial

Kabel coaxial mempunyai satu konduktor yang letaknya berada di pusat kabel. Kabel ini mempunyai lapisan plastik.

Lapisan plastik tersebut mempunyai fungsi sebagai pembatas konduktor dengan anyaman kabel yang ada pada lapisan berikutnya.

Kabel coaxial mempunyai kecepatan transfer sampai dengan 10 Mbps. Kabel ini sering dipakai untuk kabel ARCnet, TV, thick ethernet dan thin ethernet.

Thick coaxial / 10Base5 / RG-8 sering dipakai untuk backbone, untuk instalasi jaringan antar gedung.

Kabel ini secara fisik berat dan juga tidak fleksibel, tapi dapat menjangkau jarak 500 meter bahkan lebih.

Thin coaxial / 10Base2 / RG-58 / cheapernet sering dipakai untuk jaringan antar work station.

Kabel ini secara fisik lebih mudah dalam penanganan daripada kabel RG-8, hal tersebut karena kabel ini lebih fleksibel dan ringan.

Thick coaxial memiliki diameter rata – rata sebesar 12 mm sedangkan thin coaxial memiliki diameter rata – rata sebesar 5 mm. Masing – masing perangkat dihubungkan dengan BNC T-connector.

  • Twisted Pair

Pada umumnya kabel jenis ini dibagi menjadi 2 tipe yaitu, shielded twisted pair (STP) dan unshilded twisted pair (UTP).

Sepasang kabel yang dipilin (twist), yang jumlah pasangannya bisa terdiri dari 2, 4, atau lebih.

Pilin tersebut mempunyai tujuan untuk mengurangi interfensi elektromagnetik terhadap kabel lain atau terhadap sumber eksternal.

Kecepatan teransfer data yang bisa dilakukan adalah mencapai 10 Mbps. Konektor yang dapat dipakai adalah RJ-11 dan RJ-45.

Dari ke-2 tipe twisted pair, tipe UPT merupakan tipe yang sering dipakai pada jaringan LAN.

UTP mempunyai 4 pasang kabel yang terpilin (8 buah kabel) dan hanya 4 kabel yang dipakai dalam jaringan.

  • Kabel Fiber Optik

Kabel fiber optik adalah kabel yang mempunyai inti kaca yang dilindungi oleh beberapa lapisan pelindung.

Pengiriman data pada kabel fiber optik memakai cahaya. Kabel fiber optik mempunyai jarak yang lebih jauh dibandingkan dengan twisted dan coaxial.

Kabel ini pun mempunyai kecepatan transfer data yang lebih baik dalam pengiriman data, yaitu dapat mencapai 155 Mbps.

Kabel fiber optik pada umumnya mempunyai 2 tipe, yaitu single mode dan multi mode.

Akhir Kata

Demikianlah sedikit pembahasan tentang jaringan komputer. Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan bisa menambah wawasan kamu. Jika ada kritik, saran, atau pertanyaan silahkan sampaikan di kolom komentar. Terimakasih.

Avatar for Digital Site
Digital Site Kami seorang Muslim dan seorang pemimpi. Kami berprinsip bahwa ketika kami melakukan hal yang TERBAIK dengan DOA, maka yang BAIK akan TERCAPAI dengan SEMPURNA. ( Fuad & Nanda )

Domain

Avatar for Digital Site Digital Site
4 min read

Internet

Avatar for Digital Site Digital Site
9 min read

Fiber Optik

Avatar for Digital Site Digital Site
6 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *