Digital Site Kami seorang Muslim dan seorang Pemimpi. Ada banyak sekali mimpi yang ingin kami wujudkan. Salah satunya adalah membuat Blog yang bisa menjadi amal Jariah kami dan bermanfaat bagi orang banyak. Kami percaya ketika kami melakukan hal yang TERBAIK dengan DOA, maka yang BAIK akan TERCAPAI dengan SEMPURNA. ( Fuad & Nanda )

Cara Menghapus Malwere ( Virus ) dari PC / Laptop

7 min read

cara menghapus menghilangkan virus malware

Cara Menghapus Virus Malware – Kebanyakan orang lebih mengetahui kata virus dibandingkan dengan malware. Ketika mendengar kata malware, kebanyakan orang berpendapat bahwa malware adalah virus atau bagian dari virus. Tapi sebetulnya hal tersebut tidak benar. Dalam artikel kali ini kan dibahas secara lengkap mulai dari tanda – tanda PC/laptop yang terkena malware, cara menghilangkannya, dan cara mencegahnya. Oke untuk dapat mengatasi masalah yang disebabkan oleh malware ini, kamu harus simak artikel ini.

Apa Itu Malware?

Sebenarnya malware adalah suatu software yang diciptakan dengan tujuan untuk merusak atau mengacaukan sistem computer, jaringan atau server tanpa diketahui oleh sang pemiliknya. Istilah malware sendiri berasal dari gabungan antara malicious (berbahaya) dengan software (perangkat lunak).

Lalu siapa yang mempunyai potensi terserang malware? Jawabannya adalah siapapun mempunyai potensi untuk terserang malware. Baik perusahaan besar/kecil, lembaga pemerintah, sampai dengan komputer pribadi. Pada umumnya malware bisa masuk ke komputer dengan melalui berbagai file unduhan yang berasal dari internet.

Malware ini berbahaya disebabkan karena tujuan dan sifat diciptakannya. Kemudian apa kaitannya dengan virus? Virus adalah bagian dari malware. Malware sendiri dapat dikelompokan menjadi 3 kategori berdasarkan tujuan diciptakannya, yaitu sebagai berikut:

  • Dengan tujuan untuk menyerang secara sembunyi, misalnya seperti trojan atau backdoor.
  • Dengan tujuan untuk mengintai dan mencuri data, misalnya seperti spyware.
  • Dengan tujuan untuk menginveksi computer, misalnya seperti virus dan worm.

 

Tanda PC/Laptop Terkena Malware

Terdapat berbagai macam tanda – tanda pada saat PC/laptop terserang malware. Namun banyak orang yang tidak menyadari jika perangkatnya sudah terserang oleh malware. Nah, supaya kamu mengetahui apakah malware sudah menyerang PC/laptop, berikut merupakan tanda – tandanya. Yuk, simak ulasannya supaya kamu bisa segera melakukan tindakan untuk mengamankan perangkat kamu dari serangan malware.

  1. Tools Default System Tidak Bisa Dipakai

Tanda suatu perangkat terserang malware yang pertama adalah tidak berfungsinya tools default system, misalnya seperti task manager atau registry editor. Apabila secara tiba-tiba kamu tidak dapat menggunakan tools default dari sistem, kamu perlu waspada. Karena terjadinya hal tersebut adalah tanda self-defense (pertahanan diri) dari malware.

  1. Sering Muncul Popup Mencurigakan

Salah satu indikasi yang paling jelas pada saat suatu perangkat terserang malware adalah muncul banyak popup iklan yang mencurigakan. Yang menciptakan malware dapat menyerang para korbannya dengan menampilkan berbagai macam iklan popup. Pada umumnya iklan popup yang berasal dari malware ini akan mengarahkan ke situs berbahaya.

  1. Redirect yang Sering

Salah satu tujuan diciptakannya suatu malware adalah untuk mengarahkan para korbannya untuk mengunjungi situs yang diinginkan oleh pencipta malware. Pencipta malware akan mengarahkan kamu ke situs yang mereka inginkan dengan cara melalui redirect.

Nah, pada saat kamu sering diredirect ke berbagai situs yang mencurigakan, sebaiknya kamu harus waspada. Terlebih lagi apabila kamu hanya membuka Google saja dan terjadi redirect ke situs yang mencurigakan. Bahkan yang lebih menakutkannya lagi para pencipta malware ini bisa mengarahkan para korbannya ke situs yang mirip dengan situs asli yang akan dibuka korban.

  1. Datangnya Suatu Ancaman

Tidak hanya dapat merusak suatu perangkat, si pencipta malware ini juga dapat meminta suatu tebusan kepada para korbannya. Seringkali mereka mengancam untuk menghapus semua data atau menyebarkan data sensitive apabila si korban tidak melakukan apa yang diinginkan oleh si pencipta malware.

  1. Munculnya Postingan Misterius di Media Sosial

Media sosial yang kamu miliki juga dapat menjadi salah satu tanda bahwa perangkat yang kamu miliki sudah terserang malware. Jika akun media sosial yang kamu miliki secara misterius memposting sesuatu tanpa sepengetahuan kamu, mulailah untuk waspada. Hal tersebut berarti bahwa kemungkinan perangkat yang kamu miliki sudah diretas dan harus segera melakukan scanning.

  1. Banyak Muncul Notifikasi Berbahaya

Tujuan lain yang bisanya dipakai oleh si pencipta malware adalah dengan menakut-nakuti para korbannya. Apabila kamu secara tiba-tiba sering memperoleh notifikasi bahwa perangkat kamu terjangkit oleh virus, maka jangan langsung mempercayai hal tersebut.

Pastikanlah apakah notifikasi tersebut berasal dari situs yang mencurigakan atau tidak. Biasanya si pencipta malware ini akan mengirimkan notifikasi yang bombastis dan akan membuat para korbannya untuk segera mendownload software apapun yang sudah disediakan.

Baca Juga: Cara Main Call of Duty Mobile di PC

 

Cara Menghilangkan / Menghapus Malware dari PC / Laptop

Apabila perangkat yang kamu miliki mengalami salah satu atau beberapa tanda – tanda yang sudah dijelaskan sebelumnya, maka kamu harus bertindak cepat untuk mengatasinya.

Gunakanlah Windows Defender

Windows defender adalah software keamanan bawaan dari windows. Apabila kamu belum mempunyai antivirus dan tidak bisa menginstall software antivirus pada perangkatmu, maka kamu bisa gunakan windows defender.

Kamu bisa melakukan scanning dengan normal ketika perangkat yang kamu miliki sedang digunakan. Atau kamu dapat melakukannya secara offline. Memakai windows defender secara offline lebih direkomendasikan, karena dengan menggunakan cara ini proses scanning akan dilakukan sebelum masuk windows atau ketika sedang booting. Berikut merupakan cara untuk membuka windows defender.

  1. Search pada pencarian “Setting
  2. Klik Setting
  3. Pilih Update & Security
  4. Klik Windows Security
  5. Open Windows Defender Security Center
  6. Pilih Virus & Threat Protection
  7. Klik Advance Scan

Gunakanlah Safe Mode

Safe mode merupakan suatu pilihan yang digunakan untuk menjalankan windows yang dipakai pada saat akan memperbaiki kerusakan yang ada di perangkat. Salah satunya adalah ketika terserang malware. Berikut merupakan cara ntuk dapat menjalankan safe mode:

  1. Restart PC/laptop
  2. Selanjutnya tekan F8 pada keyboard
  3. Akan muncul 3 pilihan safe mode, diantaranya yaitu safe mode (tanpa jaringan internet), safe mode with networking (dengan jaringan internet), dan safe mode with command prompt.
  4. Pilihlah safe mode.

Hapus Temporary Files

Sebelum kamu melakukan proses scanning secara menyeluruh, yang harus kamu lakukan adalah menghapus semua temporary files yang ada di PC/laptop. Hal tersebut bertujuan untuk dapat mempercepat proses scanning, meringankan kapasitas penyimpanan, dan menghapus beberapa file malware.

Hal tersebut karena temporary file termasuk juga cache dan cookies yang berasal dari browser sering menjadi media bersarangnya malware. Maka untuk menghilangkan atau mencegah serangan malware bersihkanlah temporary file yang ada di browser. Berikut merupakan cara menghapus temporary files:

Cara menghapus temporary files yang ada di windows:

  1. Buka RUN dengan klik tombol windows + R
  2. Kemudian ketikan %temp%
  3. Hapus seluruh temporary files yang ada

Cara menghapus temporary files yang ada di Chrome:

  1. Bukalah history (Ctrl + H)
  2. Kemudian klik Clear browsing data
  3. Centang semua pilihan untuk menghapus seluruh data penjelajahan

Hapus Program yang Mencurigakan

Salah satu cara menghapus malware yang mudah adalah dengan memeriksa program file yang sudah terinstall di perangkatmu. Apabila kamu menemukan program yang mencurigakan, segera hapus atau uninstall. Nah, dalam hal ini kamu harus mengetahui dan paham program apa saja yang sudah kamu install. Hal tersebut bertujuan supaya tidak terjadi kesalahan uninstall.

Tapi, jangan khawatir jika kamu salah menghapus atau menguninstall program, hal tersebut tidak akan merusak operasi. Namun program yang sudah kamu hapus atau uninstall akan hilang. Hal ini akan cukup menyebalkan jika yang kamu uninstall itu penting dan kamu tidak mempunyai backup datanya.

Scan dengan Menggunakan Live CD

Terdapat beberapa jenis malware yang tetap aktif meskipun sudah dalam safe mode. Untuk dapat menghapusnya, dapat dilakukan dengan scanning melalui live CD. Cara menghapus malware yang satu ini kamu akan melakukan proses scanning sebelum masuk pada windows atau ketika booting. Seharusnya cara ini bisa mengatasi seluruh malware yang menyerang pada perangkat kamu, kecuali malware yang terdeteksi bukan sebagai malware, mungkin saja menyamar menjadi iklan popup yang ada di browser.

Scan dengan Menggunakan Anti Malware

Apabila kamu sudah mempunyai software atau aplikasi anti malware yang terpasang di perangkatmu, langsung saja lakukan proses scanning secara menyeluruh. Proses scanning biasanya akan membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit sampai dengan 1 jam lamanya. Yang kamu lakukan hanya menunggu sampai proses scanning selesai dan software / aplikasi anti malware akan secara otomatis menghapus malware yang ada.

Reset / Hapus System Restore

Perlu diketahui bahwa windows sudah menyediakan fitus system restore, yang mempunyai fungsi mengatasi masalah ketika perangkat bermasalah pada sistem. Yang dimana fitur system restore ini bisa mengembalikan sistem seperti pada saat titik point restore disimpan.

Tapi sayangnya fitur system restore ini juga sering digunakan sebagai media malware. Dalam hal ini direkomendasikan untuk mematikan semua system restore. Untuk dapat mereset sysem restore kamu hanya perlu untuk memastikan bahwa system restore mati selanjutnya mematikan perangkat kamu. Kemudian hidupkan kembali fitur system restore, maka file system yang dahulu tersimpan, sekarang sudah dihilangkan dan diganti dengan yang baru.

Install Ulang Perangkat

Nah, ini adalah cara menghapus malware yang paling terakhir, paling mentok, dan paling ampuh untuk menghilangkan seluruh malware yang ada diperangkatmu. Namun dengan catatan kamu harus memastikan partisi (bagian) selain file system sudah aman dari malware. Hal tersebut bertujuan supaya ketika diinstall ulang tidak menginfeksi sistem perangkat lagi. Kamu juga jangan terlalu untuk menginstall ulang PC/laptop kamu terlalu sering, karena akan berdampak buruk pada hardware (perangkat keras).

Baca Juga: Cara melihat spesiikasi PC/laptop

 

Cara Terhidar dari Serangan Malware

Kamu tau kan ada pepatah yang mengatakan bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati? Nah sebelum PC/laptop kamu terkena malware, alangkah lebih baiknya jika kamu melakukan tindakan pencegahan.

Tapi apabila PC/laptop kamu sudah terlanjur mendapatkan serangan malware, maka kamu bisa mengikuti cara menghapus virus malware yang sudah diuraikan sebelumnya. Dan kamu bisa menjadikan bagian ini sebagai referensi supaya perangkat yang kamu miliki tidak terkena serangan malware lagi. Berikut merupakan cara terhidar dari serangan malware.

  1. Scan Perangkat Secara Berkala atau Rutin

Malware dapat menjangkiti PC/laptop kapan saja dan bersembunyi supaya tidak terdeteksi oleh sistem. Mak dari itu kamu harus melakukan controlling terhadap keadaan perangkat yang kamu miliki secara berkala. Hal tersebut dengan tujuan untuk mengatasi hal yang mencurigakan sedini mungkin.

  1. Selalu Mengupdate OS

Meskipun cara ini terlihat sepele namun jangan dianggap remeh. Dengan menggunakan OS versi terbaru dapat membantu kamu untu terhindar dari serangan malware yang membandel. Versi terbaru dari OS adalah perbaikan dari versi sebelumnya, karena diperbaikinya bug atau celah yang ada dan menutup kelemahan OS supaya menjadi lebih aman lagi. Jadi pastikanlah kamu memakai OS terbaru untuk terhindar dari masalah keamanan.

  1. Hindarilah Mendownload / Menjalankan File Sembarangan

Seringkali ketika mencari sesuatu, misalnya seperti software program, kita mencari di browser dan mendownloadnya tanpa berpikir panjang terlebih dahulu. Banyak yang meremehkan pula hal ini atau mungkin ada yang belum mengetahuinya. Nah, justru hal ini sangat beresiko. Sebaiknya kamu download di situs resminya saja.

  1. Hindarilah Mengklik Link dan Mengunjungi Situs Tidak Jelas

Pada saat sekarang ini banyak di berbagai media sosial banyak yang memposting link – link aneh. Dan banyak orang yang tertarik dengan kata – kata atau gambar yang menyertai link tersebut tanpa berfikir panjang langsung mengklik link tersebut. Padahal dalam hal ini kamu harus berhati – hati.

Bisa saja link tersebut adalah jebakan supaya malware bisa memperoleh akses untuk dapat masuk ke PC/laptop kamu. Begitu pula apabila terdapat email yang berisikan link tertentu yang dikirim dari sumber yang tidak jelas atau tidak dikenal. Pada intinya kamu harus menghindari untuk mengkilik link – link yang tidak jelas atau aneh.

  1. Hindarilah Menggunakan Wifi Gratis Tanpa Sandi

Wifi gratis yang tidak dilindungi oleh sandi memanglah menggiurkan. Biasanya layanan Wifi gratis yang tidak menggunakan sandi pengaman ini mudah ditemui di tempat umum. Meskipun dapat menggunakan fasilitas internet dengan gratis, kamu perlu waspada, karena kamu tidak mengetahui siapa yang menyediakan wifi dan apa resikonya.

Pada intinya hindarilah penggunaan Wifi gratis yang tidak dilengkapi sandi pengaman, kecuali dalam keadaan darurat. Dan ketika menggunakan wifi tersebut sangat dianjurkan untuk tidak membuka akun – akun pribadi yang sensitife seperti m-banking, email, dan lain sebagainya. Hal ini bertujuan untuk terhindar dari pencurian data.

  1. Nonaktifkan Fitur Autorun

Windows mempunyai fitur autorun, yang sebetulnya fitur tersebut berguna. Misalnya seperti penggunaan software antivirus supaya bisa secara otomatis menscan flashdisk ketika dipasangkan ke perangkat. Tapi banyak sekali malware yang memanfaatkan fitur ini untuk menjalankan dirinya sendiri. Tentunya hal tersebut berbahaya, oleh karena itu sebaiknya nonaktifkan saja penggunaan fitur autorun.

  1. Pasang Software Antivirus

Antivirus adalah suatu software yang wajib kamu install pada perangkat yang kamu miliki. Kecuali jika perangkat yang kamu miliki tidak digunakan untuk terhubung ke jaringan internet dan mengakses tempat penyimpanan portable misalnya seperti flashdisk. Dalam memilih software antivirus, gunakanlah software antivirus yang sudah terpercaya. Pilihlah pula yang menawarkan perlindungan terhadap malware.

Dan kamu harus pastikan bahwa kamu memperoleh software tersebut dari sumber yang benar dan terpercaya. Disarankan kamu untuk mendownload software antivirus di situs atau website resmi nya.

  1. Selalu Update Software Antivirus

Setelah menginstall software antivirus, yang harus kamu lakukan selanjutnya adalah melakukan update secara rutin minimal 1 bulan sekali. Hal tersebut dibutuhkan, karena perkembangan malware setiap waktunya yang pesat juga. Dengan melakukan update software antivirus terbaru akan menambahkan database virus terbaru pula, sehingga virus jenis baru bisa terdeteksi. Selain itu dengan melakukan update akan memperbaiki berbagai bug atau celah yang ada pada software antivirus versi yang lama, sehingga keamanannya akan menjadi lebih baik lagi.

Akhir Kata

Demikianlah pembahasan tentang bagaimana cara menghapus malware virus dari PC / laptop dengan mudah dan juga ampuh. Supaya terhindar dari malware dan dari kejahatan si pembuat malware kamu harus lebih berhati – hati lagi dalam melakukan kegiatan yang berkaitan dengan internet dan juga PC/laptop. Karena tindak kejahatan menghalalkan segala cara. Semoga artikel ini bisa membantu dan bermanfaat. Jika ada kritik atau saran silahkan tuliskan di kolom komentar. Terimakasih.

Digital Site Kami seorang Muslim dan seorang Pemimpi. Ada banyak sekali mimpi yang ingin kami wujudkan. Salah satunya adalah membuat Blog yang bisa menjadi amal Jariah kami dan bermanfaat bagi orang banyak. Kami percaya ketika kami melakukan hal yang TERBAIK dengan DOA, maka yang BAIK akan TERCAPAI dengan SEMPURNA. ( Fuad & Nanda )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *